1 Comment
Sebanyak 50 tabung Bright Gas ukuran 5,5 kilo dan 12 kilo diserahkan Domestic Gas Region IV Manger Pertamina MOR IV, Piere J Wauran kepada Walikota Pekalongan, Alf Arslan Djunaid dalam sosialisasi dan deklarasi penggunaan LPG Non Subsidi bagi kalangan PNS dan pelaku bisnis di Kota Pekalongan, Senin (28/11/16) di Ruang Jatayu Kantor Setda Kota Pekalongan.

Piere J Wauran mengajak Pemerintah Kota Pekalongan untuk mendukung program pemerintah mengurangi ketergantungan LPG bersubsidi dengan menggunakan Bright Gas LPG Non Subsidi dimulai dari PND di lingkungan Pemkot Pekalongan.
"Untuk Pertamina Region IV Jateng dan DIY animonya cukup besar termasuk serapan penggunaan LPG Non Subsidi. Saya berharap pemerintah Kota Pekalongan melakukan hal yang sama," kata Piere.
Menurut Piere, semula pihaknya merencanakan pemberian 20 tabung namun karena Pemerintah Kota Pekalongan melalui Walikota memliki komitmen kuat untuk melakukan konversi gas 3 kilo besubsidi yang harusnya diperuntukan bagi warga kurang mampu, dengan Bright Gas ukuran 5,5 kilo dan 12 kilo Non Subsidi, maka pihaknya pun meningkatkan jumlah tersebut menjadi 50 tabung.
Baca juga :

Pertamina Ajak Pemkab Batang Dukung Penggunaan LPG Non Subsidi

"Semoga niat baik ini disambut masyarakat dan pelaku bisnis terutama kalangan PNS yang memang dilarang untuk menggunakan LPG bersubsidi," ujarnya.
Sementara Walikota Pekalongan, Alf Arslan Djunaid menyambut baik niat Pertamina melakukan sosialisasi yang memang dibutuhkan oleh PNS dan pelaku usaha termasuk warga yang mampu untuk menggunakan LPG Non Subsidi.
"Kami juga ingin, program pemerintah mengkonversikan gas melon atau gas ukuran 3 klio ke LPG Non Subsidi dapat sukses diserap masyarakat," ucap Walikota.
Sebagai Komitmen untuk mensukseskan program tersebut, Kata Alex sapaan akrab Walikota, dalam waktu dekat ini dirinya akan menerbitkan surat edaran yang akan dibagikan kepada PNS dan Pelaku Bisnis serta masyarakat umum lainya terkait penggunaan LPG Non Subsidi.
"Segera akan saya buat terutama untuk jajaran Pemerintah Kota Pekalongan," janji Alex. 

Post a Comment Blogger

 
Top