1 Comment

Memperingati Kemerdekaan Ala Komunitas
Memperingati Kemerdekaan Ala Komunitas 
KOTA PEKALONGAN

Beberapa komunitas yang ada di kota Pekalongan turut ambil bagian dalam Memperingati dirgahayu ibu pertiwi yang ke 70, hal itu diwujudkan dengan adanya upacara bendera di halaman museum batik kota Pekalongan.Masing masing komunitas wajib mengikutsertakan 10 anggotanya sebagai perwakilan dalam acara tersebut.

Komunitas yang menghadiri upacara itu ialah Akber Pekalongan, fest kalonganan, insta pekalongan, relawan inovasi, backpacker pekalongan, PFP ( pecinta film pekalongan ), RGB, Pekalongan Muda, Duwis, Komunitas Barkalong, Stand up pekalongan, dan Eksplor Pekalongan.

Salah satu panitia Nella di sela upacara kepada kami mengatakan

"ini pertama kali beberapa komunitas di kota pekalongan bersatu padu mengadakan kegiatan bersama dan karena saat ini bertepatan dengan hari kemerdekaan Ri yang ke 70 maka upcara bendera bersama, saya rasa yang paling tepat kebetulan lokasi yang kami pilih adalah museum batik yang dulunya bekas kantor balai kota pekalongan jadi kita bernostalgia bersama lah..., saya juga ingin berterima kasih banyak kepada rekan rekan komunitas atas partisipasi dan sumbangsih nya kepada kegiatan ini.Semoga pemuda pemudi kita semakin maju, cerdas dan peduli kepada Kota kita tercinta ini," ungkapnya.

Memperingati Kemerdekaan Ala Komunitas
Pengibaran Sang Saka Merah Putih


Beberapa komunitas ini rencananya dalam waktu dekat akan membuat sebuah film yang bertemakan kerukunan etnis dan budaya di Pekalongan untuk memperkenalkan kota pekalongan kepada dunia. 


Museum batik yang beralamat di Jalan Jetayu No.1 Pekalongan, Jawa Tengah ini memiliki luas tanah dan bangunan 40 meter persegi dan memiliki 1149 koleksi batik, antara lain wayang beber dari kain batik yang berusia ratusan tahun dan alat tenun tradisional atau dikenal sebagai alat tenun bukan mesin (ATBM).
Gedung museum ini sebelumnya adalah bekas kantor balai kota Pekalongan, pada masa penjajahan kolonial Belanda gedung tersebut merupakan kantor keuangan yang membawahi tujuh pabrik gula di karesidenan Pekalongan.Akhirnya pada tanggal 12 Juli 2006 museum ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono bersamaan dengan perayaan Hari Koperasi Nasional ke-59.Museum batik ini dijadikan pusat data dan informasi mengenai batik; sebagai pusat riset dan pengembangan ilmu desain batik, perpustakaan dan acuan dalam hal perbatikan; mengkoleksi batik klasik, batik lawasan dan batik kontemporer

Post a Comment Blogger

 
Top