0 Comment
Siang Ini Miniatur Timnas (Arema Cronus) Siap Beri Permainan Cantik
jumpa pers Arema dan Persip
Kota Pekalongan
Kesebelasan Persip Pekalongan pada hari ini, rabu (25/3/15) kembali akan bertanding dengan tim level Indonesia Super League (ISL). Kali ini tim asal Malang Arema Cronus FC yang skuadnya rata-rata berlabel timnas, yang akan menjajal kesiapan Persip dalam menghadapi gelaran Divisi Utama 2015.

“Mengahadapi Arema yang notabene banyak dihuni pemain Timnas, serasa kami mengahadapi mini Timnas. Ini kesempatan baik bagi tim saya untuk bermain lebih baik, guna kesiapan berlaga di Divisi Utama. Seperti sebelumnya, kami tidak miliki strategi khusus,kami akan mengalir saja dan percaya dengan pemain di lapangan,” ucap arsitek Persip Pekalongan Gatot Barnowo saat jumpa pres di Museum Batik Kota Pekalongan, Selasa (24/3/15) kemarin.

Menjelang laga penting tersebut, pihaknya telah memompa fisik dan mental pemain. Pengalaman melawan Persija dan Persebaya lalu akan jadikan pelajaran berharga. Walaupun keduanya kalah, namun dirinya bangga bisa mengimbangi pemain level diatasnya.

“Pada uji coba dengan tim ISL kemarin, kami serasa menghadapi dua tim dalam setiap pertandingan. Karena mereka memainkan hampir semua pemain yang dibawa. Dan ingat sampai menit 70 kami masih imbang, diakhir babak saja kami kebobolan,” tegas Gatot.

Sementara itu, Suharno arsitek Arema Cronus FC merasakan kesan cukup mendalam bisa kembali ke Pekalongan. Karena kota ini, tidak asing baginya.

 “Yang masih saya ingat adalah sop kaki kambing alun-alun Pekalongan. Dan tentu saja nasi megono, lauk lele,” ucap mantan pelatih Persibat Batang ini.

“Aura keramahan ini sudah kami rasakan saat menginjakan kaki di bandara Ahmad Yani. Yang buat pemain dan manajemen kaget, kami disambut ratusan Aremania. Bahkan kami dikawal sampai Kota Pekalongan, ini menandakan kecintaan supporter kami, semoga kami bisa berikan pertandingan yang menarik,” bebernya.

“Untuk melawan Persip, kami tidak memiliki strategi khusus. Tapi kami akan memainkan semua pemain terbaik kami. Seperti Fabiano, Bustomi, Kurnia Mega, Samsul Arif, Arif Suyono dan semua pemain impor kami. Khusus pemain andalan kami lainnya, tidak kami bawa karena sedang uji coba timnas,” terang Suharno.

Pada jumpa press di museum batik kemarin juga sangat meriah, seperti tim-tim sebelumya. Pemain Arema juga diajak mempelajari batik, dari melihat koleksi batik nusantara sampai membatik langsung di secarik kain. Hampir semua pemain yang diajak sangat menikmati kegiatan tersebut.

Post a Comment Blogger

 
Top