-->

KEK Industropolis Batang Jadi Panggung Kejurnas Sprint Rally, Lebih dari 110 Pereli Adu Cepat di Trek Baru

Pekalongan News
Saturday, September 26, 2026, September 26, 2026 WIB Last Updated 2026-09-26T09:46:31Z

KEK Industropolis Batang Jadi Panggung Kejurnas Sprint Rally, Lebih dari 110 Pereli Adu Cepat di Trek Baru
Pekalongannews,Batang – Ratusan pereli dari berbagai daerah di Indonesia meramaikan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 4 yang digelar di lintasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jumat, 25 September 2026.

Ajang balap mobil tersebut menjadi perhatian karena menghadirkan lintasan baru sepanjang sekitar 5,3 kilometer. Selain menantang kemampuan para pembalap, trek di kawasan industri tersebut menawarkan panorama Laut Jawa yang menjadi daya tarik tersendiri.

Antusiasme terhadap lintasan baru salah satunya disampaikan pereli asal Batam, Kepulauan Riau, Bintang Barlean. 

Menurutnya, kehadiran trek baru memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta yang mengikuti rangkaian Kejurnas Sprint Rally.

“Kali ini di Batang trek baru juga. Suatu hal yang menyenangkan bagi kami para driver kalau dibuatkan trek-trek baru,” kata Bintang.

Bintang diketahui telah menekuni dunia reli selama sekitar delapan tahun. Ia mulai terjun ke olahraga tersebut sejak berusia 13 tahun.

Meski belum banyak mengetahui karakter lintasan baru di Batang, Bintang mengaku siap menghadapi tantangan di trek tersebut. 

Persiapan fisik dan kesiapan kendaraan menjadi perhatian utama sebelum berlaga.

Ia menyebut pengecekan ulang mobil dilakukan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi optimal selama perlombaan. Tahun ini, Bintang juga membawa target untuk merebut gelar juara nasional di Grup M.

Tak hanya soal persaingan, Bintang juga menyambut positif apabila Batang kembali dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan seri Kejurnas Sprint Rally berikutnya.

“Kalau memang dibuat lagi seperti ini, pasti kami para driver langsung support,” ujarnya.

Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 kali ini diikuti lebih dari 110 peserta. Mereka datang dari berbagai wilayah, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Banten, Jambi, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan hingga Kepulauan Riau.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang belum menembus angka 100 peserta. 

Sejumlah pereli dari luar Jawa, termasuk peserta asal Kalimantan dan juara bertahan tahun sebelumnya, turut ambil bagian dalam persaingan.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya minat terhadap olahraga rally di Jawa Tengah.

Menurutnya, pemilihan KEK Industropolis Batang sebagai lokasi perlombaan juga memperlihatkan bahwa kawasan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat investasi dan industri.

“KEK Batang ini bukan hanya tempat investasi. Tidak hanya tempat logistik berkait dengan investasi, tapi juga ada pariwisata, yang di dalamnya ada sport tourism,” ujar Luthfi.

Ia juga menyambut adanya keinginan agar penyelenggaraan sprint rally kembali digelar di Batang.

Menurut Luthfi, event olahraga berskala nasional seperti ini tidak hanya memberikan ruang bagi atlet dan pebalap untuk berkompetisi. 

Kehadiran peserta dan penonton dari berbagai daerah juga berpotensi menggerakkan sektor usaha masyarakat.

UMKM, kuliner, jasa, hingga sektor pariwisata di sekitar lokasi diharapkan ikut merasakan dampak ekonomi dari penyelenggaraan event tersebut.

“Sehingga secara tidak langsung masyarakat akan terbantu. Tidak hanya hobi, tetapi juga sport tourism di wilayah Jawa Tengah, khususnya di Batang,” tandasnya.

Dengan hadirnya lintasan baru dan panorama Laut Jawa, Kejurnas Sprint Rally di KEK Industropolis Batang sekaligus menjadi gambaran bagaimana kawasan industri dapat dikembangkan untuk mendukung aktivitas olahraga dan pariwisata.

Bagi Batang, gelaran tersebut bukan sekadar ajang adu kecepatan. Event ini juga membuka peluang untuk memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dan pengunjung dari berbagai penjuru Indonesia.

Komentar

Tampilkan

No comments:

TERKINI