googlesyndication.com

Teknologi Informasi Dukung Pelayanan BNNK Batang: SPOT Batang dan Aplikasi E-MINDIK
Keterangan Gambar :Konferensi pers BNN Kabupaten Batang
Pekalongannews, Batang - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang, di bawah koordinasi Badan Narkotika Nasional (BNN), telah aktif terlibat dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayahnya sejak tahun 2011.

"Saat itu, di bawah kepemimpinan Kepala BNN Dr. Petrus Reinhard Golose dan Dr. Marthinus Hukom, BNNK Batang terus meningkatkan upaya dalam menghadapi permasalahan narkotika dengan moto 'war on drugs, speed up never let up,'" kata Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Batang, Suryanto Padmadi Raharjo dalam konferensi pers pada Rabu, 27 Desember 2023.

Di bidang pencegahan, BNNK Batang melaksanakan program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) di dua lokasi desa, yaitu Desa/Kelurahan Sambong dan Desa/Kelurahan Proyonanggan Tengah. Program ini melibatkan masyarakat setempat dalam kegiatan pembentukan relawan anti-Narkoba, penyebaran informasi bahaya Narkoba melalui berbagai media, dan sosialisasi tatap muka.

"Selain itu, Penyuluh Anti Narkoba telah kita lakukan 106 kali sosialisasi pencegahan penyalahgunaan Narkoba dan 16 kali kegiatan deteksi dini/tes urine," ujar Suryanto Padmadi Raharjo saat konferensi pers, Rabu 27 Desember 2023.

Dalam upaya pemberdayaan masyarakat, BNNK Batang telah mengukuhkan 50 orang Penggiat Anti Narkoba dari instansi pemerintah dan lingkungan pendidikan. 

"Bidang P2M juga melaksanakan Prioritas Nasional Intervensi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba kepada 10 keluarga di Kabupaten Batang. Skor Indeks Ketahanan Keluarga BNNK Batang mencapai 94,464 dengan kategori 'Sangat Tinggi'," tegasnya.

Selama tahun 2023, BNNK Batang telah menangani 26 orang klien penyalahguna Narkoba. Bidang rehabilitasi juga melakukan kegiatan skrining intervensi lapangan sebanyak 40 kali, dan berhasil menjangkau 15 orang klien untuk rehabilitasi rawat jalan. 

"Kami juga telah menerbitkan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkoba (SKHPN) dan memberikan layanan kepada 288 orang pemohon," tambahnya.

Melalui program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM), BNNK Batang fokus pada dua lokasi, yaitu Kelurahan Sambong dan Kelurahan Proyonanggan Tengah. Kegiatan IBM dilaksanakan selama 6 bulan, melibatkan 10 Agen Pemulihan (AP) yang telah dilatih. "Kesepuluh AP berhasil menjangkau 10 orang klien penyalahguna Narkoba," ungkap Suryanto Padmadi Raharjo.

Dalam pemberantasan sindikat narkotika, BNNK Batang melaporkan pengungkapan satu kasus tindak pidana narkotika dengan dua tersangka. Keduanya dijatuhi hukuman pidana penjara selama 9 bulan dan menjalani rehabilitasi medis dan sosial.

BNNK Batang juga memanfaatkan Teknologi Informasi dengan Sistem Pelayanan Online Terpadu (SPOT) Batang, menyediakan layanan BNNK secara online, mulai dari pendaftaran SKHPN hingga layanan rehabilitasi. "Penggunaan aplikasi E-MINDIK dan NEW SIRENA juga mendukung pelaksanaan tugas di bidang Pemberantasan dan Rehabilitasi," tandasnya

"Melalui strategi Cooperation, BNNK Batang menjalin kerjasama dengan berbagai instansi dan lembaga. Hingga tahun 2023, sudah dilakukan kerjasama dengan 7 lembaga, termasuk pemerintah, lingkungan pendidikan, dan sektor swasta," tambahnya.

Menurutnya, saat ini ada tantangan baru yang dihadapi adalah peredaran New Psychoactive Substances (NPS), yang saat ini berjumlah 91 jenis, di mana 81 diantaranya sudah diatur. Menghadapi kompleksitas ini, BNNK Batang terus berupaya mengembangkan strategi perang melawan narkotika.

Keberhasilan dalam penanggulangan masalah narkotika tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara BNN RI dan seluruh stakeholders. BNN RI memberikan apresiasi atas peran aktif seluruh stakeholders dalam upaya penanggulangan narkotika, dari pencegahan hingga pemberantasan.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten Batang terus berkomitmen dalam perang melawan narkotika dengan strategi yang holistik. Melalui berbagai pendekatan, baik pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, hingga pemberantasan, BNNK Batang memperlihatkan kesungguhan dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

"Sinergi dengan berbagai pihak menjadi kunci kesuksesan dalam menciptakan Batang yang bersinar melalui program P4GN," pungkasnya.





 
Top