googlesyndication.com

Malam Puncak HUT KORPRI ke-52, Enam Tokoh Nasional Ini Raih Penghargaan Lifetime Achievement Untuk Karya Dan Inspirasinya
Pekalongannews, Jakarta - Malam puncak peringatan HUT KORPRI ke-52 Tahun 2023 menjadi momen bersejarah bagi sejumlah tokoh nasional yang meraih penghargaan Lifetime Achievement dalam ajang prestisius Anugerah Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Award. 

Acara yang digelar di Jakarta ini menyaksikan penyerahan penghargaan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, kepada enam tokoh yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam berbagai sektor.

Ketua Umum DPN Korpri, Prof. Zudan Arif Fakhrullah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kiprah KORPRI selama 52 tahun. Ia menekankan bahwa organisasi ini berhasil membangun solidaritas, mempererat persahabatan, dan mempersatukan jiwa korsa ASN Republik Indonesia. "KORPRI telah memberikan pelayanan yang luar biasa bagi masyarakat, menciptakan kesatuan, kebersamaan, dan dedikasi antara ASN dan pemerintah," ujarnya dengan penuh semangat.

Penerima penghargaan Lifetime Achievement ini dianggap sebagai sosok yang telah memberikan sumbangsih besar dalam memajukan Indonesia. Dalam pidatonya, Prof. Zudan Arif Fakhrullah menyoroti peran KORPRI dalam menyejahterakan anggota dan keluarganya. 

"Pada usia Korpri ke-52, diharapkan dapat menjadi penyemangat dalam upaya membangun kesatuan, kebersamaan, dan dedikasi antara ASN dan pemerintah," tandasnya.

Ajang penghargaan ini juga menjadi momentum untuk mengapresiasi dukungan dan sinergi berkelanjutan dari berbagai pihak yang turut berkontribusi dalam melakukan transformasi pembangunan Indonesia. Prof. Zudan Arif Fakhrullah menekankan pentingnya menanamkan dan mewujudkan nilai-nilai inti ASN yang Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Kolaboratif, Adaptif, dan Loyal (BerAKHLAK).

Baginya, hal ini sangat memungkinkan Indonesia menjadi bangsa yang berdaulat, maju, adil, dan makmur.

"Sepak terjang KORPRI selama 52 tahun ini membuktikan bahwa KORPRI bukan hanya sekadar organisasi pegawai Republik Indonesia. Lebih dari itu, KORPRI mampu membina dan meningkatkan jiwa korsa, serta menjadi perekat dan pemersatu bangsa. KORPRI merupakan bagian integral dari pembangunan Indonesia yang berkelanjutan," ungkapnya penuh keyakinan.

Puncak acara Anugerah KORPRI Award 2023 juga menyoroti enam tokoh yang meraih penghargaan Lifetime Achievement dalam kategori yang berbeda. Para penerima penghargaan tersebut adalah:

Kategori Life Time Achievement: 

1. Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H. 

(Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia)

2. Prof. Amzulian Rifai, S.H., LL.M., Ph.D. 

(Ketua Mahkamah Yudisial Republik Indonesia)

3. Mokhammad Najih, S.H., M.Hum., Ph.D. 

(Ketua Ombudsman Republik Indonesia)

4. I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E, M.Si.

(Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak)

5. Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, SH., MM. 

(Jaksa Agung)

6. Dr. H. Gamawan Fauzi, S.H., M.M. 

(Menteri Dalam Negeri periode: 2009-2014)

Penghargaan Lifetime Achievement ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan jasa mereka yang telah membawa perubahan positif dalam berbagai sektor. Melalui peran mereka, Indonesia semakin kokoh dalam menjalani pembangunan yang berkesinambungan.

Prof. Zudan Arif Fakhrullah mengakhiri sambutannya dengan harapan bahwa Anugerah KORPRI Award 2023 ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam membangun bangsa. "Semoga penghargaan ini menjadi pendorong semangat bagi ASN dan seluruh elemen masyarakat untuk terus berkarya dan berinovasi demi Indonesia yang lebih baik," tutupnya.

Sebagai penutup acara, para penerima penghargaan Lifetime Achievement bergantian memberikan ucapan terimakasih. Mereka menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan dan berjanji untuk terus berkomitmen dalam memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Acara pun ditutup dengan penuh kehangatan dan semangat persatuan, mencerminkan semangat KORPRI yang telah mengukir sejarah selama 52 tahun dalam membangun bangsa.

 
Top