0 Comment

Pekalongannews, PEKALONGAN - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan menggiatkan kegiatan produktif bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), salah satunya menjahit. 

Kini, dalam sepekan 24 WBP mampu menjahit 12 kodi pakaian. 

"Kami bekerjasama dengan pihak luar menerima pesanan jahitan. Akhirnya kami bisa Mou dengan pihak kedua dalam hal kerjasama produk," kata Kepala Seksi Pembinaan dan Kegiatan Kerja Lapas Kelas II A Pekalongan, Hariyadi, Kamis 27 Oktober 2022. 

Kegiatan produktif menjahit ini mengacu Kota Pekalongan sebagai Kota Batik. 

Awalnya, dalam satu pekan 24 WBP kami hanya mampu menyelesaikan 3 kodi sekarang sudah 12 kodi. 


"WBP yang dibekali keterampilan menjahit hasil dari pelatihan belum lama ini semakin terampil menjahit, dari pihak kedua seringkali datang kemari memantau hasil jahitan WBP," beber Hariyadi. 

Ia berharap ketrampilan itu bisa memperbaiki nasib para WBP setelah keluar dari Lapas. 

Tidak hanya keterampilan,  WBP juga mendapat sertifikat yang bisa dimanfaatkan untuk bekerja atau membuka usaha nanti.

Post a Comment Blogger

 
Top