0 Comment
Layanan Vidio Call di Rutan Kelas IIA Pekalongan
Kota Pekalongan - Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA maju ke penilaian tingkat nasional untuk mengejar predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kepala Rutan Kelas 2A Pekalongan, Anggit Yongki Setiawan, melalui Ketua Pokja Pembangunan Zona Integritas, Eko Kurniawan, mengungkapkan hal tersebut usai kegiatan sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban di dalam Rutan, Jum'at (31/7/2020).

"Rekomendasi untuk maju ke tahap berikutnya keluar Juni lalu, kini kami sedang memperbaiki syarat dan kekuranganya seperti data atau dokumen serta syarat fisik," terang Eko Kurniawan.

Eko menjelaskan, Rutan Kelas IIA Pekalongan lolos penilaian nasional dengan nilai 79,97, cukup mepet dari batas minimum penilaian, yakni 75 dan berhak mewakili Jawa Tengah bersama 10 UPT lainya, seperti Lapas Kelas IIA Pekalongan, Lapas Slawi, Lapas Semarang, Rutan Surakarta, Rutan Purworejo, Rutan Jepara, Rutan Rembang dan Rubbasan Purbalingga.

Penilaian tingkat nasional sendiri, lanjut Eko, akan berlangsung mulai dari Agustus hingga Desember tahun ini dan semoga saja nanti kita sudah bisa menerima pemberitahuan lolos dan tidaknya di awal tahun atau Januari 2021.

"Dan bila nanti Rutan Pekalongan lolos, di tahun berikutnya atau 2021 akan diusulkan untuk mengikuti seleksi berikutnya, yakni WBBM," jelas Eko.

Seperti diketahui, Rutan Pekalongan, bersama 10 UPT di Jawa Tengah maju ke tahap nasional penilaian WBK dan WBBM dengan menyisihkan 63 UPT lainya di Jawa Tengah di tahap awal.

Selanjutnya 10 UPT yang mewakili Jawa Tengah tersebut akan bersaing secara nasional atau 681 UPT di Indonesia lainya.

Post a Comment Blogger

 
Top