0 Comment
Pekalongan News
Sopir truk  MS (48 ) yang melarikan diri berhasil diamankan personel Satlantas Polres Batang dari tempat pelariannya di Lampung.
Kabupaten Batang
Akhirnya, Sopir truk Tronton Mitsubisi dengan Nopol BE-9925-CM yang melarikan diri berhasil diamankan personel Satlantas Polres Batang dari tempat pelariannya di Lampung.

Sopir MS (48 ) saat dimintai keterangan di ruang Kasatlantas berkata, dirinya lari karena merasa bingung dan takut atas kejadian itu,  sehingga memutuskan kabur, ke arah barat atau kembali ke rumahnya di Lampung.
“Setelah kejadian saya langsung lari, mencari tumpangan truk. Kebetulan orang Lampung juga, tapi tidak kenal sebelumnya, akhirnya sampai ke rumah orangtua angkat di Natar,” jelasnya Kamis sore, (20/7).
Dirinya mengakui bahwa kendaraannya tidak berfungsi maksimal, karena rem blong. Ketika menjelang di tikungan Plelen, truknya beberapa kali menghantam kendaraan lain, dan terakhir menimpa sekeluarga anggota polisi Polres Batang tersebut.
“Rem saya blong, truk hilang kendali saat jalan lebar, banyak kendaraan seperti bus dan kendaraan lain yang sempat kena srempet, namun kendaraan kecil terakhir yang kena, karena truk saya semakin oleng sehingga jatuh,” tukasnya.
Lanjutnya, terakhir dirinya baru istirahat di daerah Pemalang, dilihat secara fisik dirinya masih merasa bugar dan dari tempat kejadian hitunganya tidak terlalu jauh, karena sudah istirahat.

Selanjutnya, MS juga mengakui bahwa beban muatannya melebih KIR truk, jika seharusnya hanya maksimal 26 ton, namun tepung sagu yang rencananya akan dikirim dari Lampung ke Pati, berat total 36  ton, atau kelebihan beban 12 ton.
Atas kejadian tersebut, MS, juga turut menyesal, dan juga minta maaf kepada keluarga korban, karena merenggut nyawanya.

Kasatlantas Polres Batang AKP M. Adiel Aristo,S.I.K., mengatakan, bahwa dirinya sangat bersyukur bisa segera mengamankan sang sopir. Hingga tepat sepekan, ditemukan di persembunyiannya.
“Kami bersyukur, akhirnya bisa mengamankan sang sopir, sehingga bisa lebih mudah dalam menuntaskan kasus kecelakaan yang terjadi sepekan kemarin di Plelen Gringsing Batang,” ujar Kasatlantas Polres Batang AKP M Adiel Aristo, Kamis sore (20/7).
Dijelaskan Aristo, sopir sebenarnya bisa ditemukan tepat sepekan kejadian tersebut, atau hari Selasa siang, namun baru Rabu malam bisa dibawah ke Batang untuk dimintai keterangan. Sopir diamankan, setelah dengan sengaja menelpon istrinya, dan keluarga lapor kepada Satlantas.

Setelah dapat nomor telepon sopir, dan dilacak, diketahui berada di daerah Metro. Dengan berkordinasi Polres Batang dengan Polres Lampung Selatan dan Polsek Natar,  MS akhirnya bisa diamankan di Mapolsek setempat. Dan anggota Satlantas langsung menuju ke Lampung, untuk segera mengamankan dan di bawa ke Batang.

Post a Comment Blogger

 
Top