0 Comment
Demi mengejar fungsional jalan tol Pemalang-Batang-Gringsing pada H-10 kedepan, sejumlah titik rawan terutama rawan longsor kurang mendapatkan perhatian serius, seperti jalur tol yang masuk wilayah Dukuh Siwuluh, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang. Jalur tersebut masih cukup berbahaya untuk dilintasi pemudik.

Pemudik dari arah Jakarta yang akan melintasi jalur tersebut akan dihadapkan pada kondisi jalan yang menikung cukup berbahaya, bahkan sangat rawan terutama saat turun hujan.

Hanya dibatasi oleh portal portabel, kontur jalan yang sebelah kanan langsung berhadapan dengan kemiringan medan yang cukup curam dan dalam.
"Cor jalan setebal 10 centimeter akan mudah tergerus air yang potensial menyebabkan longsor hingga pengemudi yang tidak berhati-hati bisa terperosok ke jurang," ucap salah satu perangkat Desa setempat yang enggan disebutkan namanya, Jum'at (9/6/17).
Dia menjelaskan, hujan yang turun selama dua hari sebelumnya sudah mengikis tanah urukan yang menjadi dasar jalan. Akibatnya kondisi bahu jalan akan dengan mudah longsor ke bawah bila tidak diantisipasi.

Dia juga menunjukan posisi jalan yang berada dekat dengan bantaran sungai tidak memiliki sisa lahan melainkan sisi jalan langsung miring kearah bawah atau jurang sedalam sepuluh meteran.
"Jalur ini sangat menyeramkan selain karena memiliki tikungan tajam juga kondisi jalan retak sehingga lengah sedikit saja bisa celaka," ujarnya.
Dari pantauan lokasi, panjang jalan yang diberi portal sementara hanya sepanjang 100 meter, sedangkan sisanya langsung berhadapan dengan jurang.

Post a Comment Blogger

 
Top