1 Comment
Pemerintah Kota Tegal membebaskan biaya pemasangan sambungan baru air bersih dari PDAM bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Tahun ini Pemkot menargetkan 1000 sambungan baru pelayanan air bersih di tiga Kecamatan.

Walikota Tegal Siti Masitha Soeparno mengatakan, program 1000 sambungan baru air minum gratis bagi MBR menjadi bagian dari percepatan peningkatan pelayanan distribusi air bersih untuk seluruh warga Kota Tegal.
"Tahun lalu kita memprogramkan penurunan tarif pemasangan sambungan baru. karena masih dirasa memberatkan, tahun ini kami gratiskan," ucap Walikota, Rabu (11/1/17).
Walikota menginginkan, air bersih tidak hanya dinikmati oleh sebagian masyarakat saja, namun seluruh warga masyarakat termasuk warga kurang mampu untuk bisa mengakses air bersih.
Plt Kepala PDAM Kota Tegal, Sugiyanto menambahkan, sejak dibentuk melalui Perda tahun 1975, PDAM Kota Tegal telah melayani 15.700 pelanggan hingga tahun 2015 atau 35 persen warga Kota Tegal terlayani oleh air bersih.

Namun jumlah tersebut meningkat drastis pada tahun 2016 dengan bukti total sambungan mencapai 22.713 pelanggan dalam tempo hanya satu tahun.
"Perhatian pemerintah terhadap akses air bersih bagi warga tidak hanya penggelontoran anggaran sebesar Rp 10,250 milir, namun juga pembangunan jaringan baru sepanjang 52,7 kilometer," beber Sugiyanto.
Sekarang, lanjut Sugiyanto, 55 persen warga Kota Tegal sudah terlayani air bersih. Program SPAM BREGAS yang awalnya belum tertangani di debit 200 liter per detik, sekarang sudah bisa dimanfaatkan 70 liter per detik.

Sehingga, kata Sugiyanto, total target sambungan baru tahun 2017 mencapai 8000 pelanggan baru, dimana 1000 sambungan diantaranya digratiskan pemasanganya.
"Kalau itu terealisasi di tahun 2017, maka jumlah warga Kota Tegal yang teraliri air bersih meningkat menjadi 30.713 rumah tangga," jelas Sugiyanto.

Post a Comment Blogger

 
Top