0 Comment
Pekalongan News
Setelah dipagari, warga hanya bisa melakukan pengambilan foto dari jarak jauh
Kota Pekalongan
Warga Kota Pekalongan kembali dihebohkan oleh munculnya bunga bangkai di tengah pemukiman. Setelah sebelumnya sempat dibuat heboh dengan tumbuhnya bunga bangkai di pekarangan warga. Kini bunga yang sama tumbuh di halaman Mushola Al-Mutaqin, Kelurahan Gamer, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan.

Warga pertama kali menyadari adanya bunga bangkai setelah sebelumnya dibaui aroma semerbak bangkai yang menyebar di perkampungan selama beberapa hari.
"Baunya itu seperti bangkai tikus. Warga mengira itu benar bau bangkai tikus," ungkap Heri, warga setempat, Senin (21/11/16) .
Kemudian karena aroma tersebut mengganggu, terutama di seputar Mushola, kata Heri, maka anak-anak kecil yang biasa mengaji di Mushola pun mencari asal bau tersebut.
"Bau bangkai yang dikira tikus tersebut dicari tidak ketemu. Anak-anak malah mendapati bunga berukuran besar sedang kuncup dan beraroma busuk seperti bangkai," ucap Heri.
Akibatnya kabar ditemukanya bunga bangkai di halaman Mushola Al Mutaqin pun tersebar luas. Warga yang penasaran berbondong-bondong datang untuk sekedar melihat dan berfoto selfie di lokasi.

Bunga bangkai yang berdiameter sekitar 30 centimeter tersebut mengundang banyak orang untuk datang melihat, maka warga pun berinisiatif memagari agar tidak merusak fisik bunga yang hanya mengeluarkan bau setiap malam.

Tania (14 th) pelajar SMP, warga Batang yang datang berombongan mengaku ingin melihat langsung keberadaan bunga ramai dikabarkan di media sosial.
"Saya memang sengaja kesini untuk mengambil foto untuk koleksi," akunya.
Pengakuan yang sama juga diucapkan Farid (22 th) sales perusahaan telekomunikasi di Kota Pekalongan yang sengaja mampir ke lokasi untuk melihat dari dekat bunga raksasa yang mampu mengeluarkan aroma busuk.
"Ini kali kedua saya mengambil foto bunga bangkai. Sebelumnya saya juga mengambil foto bunga yang sama di daerah Bumirejo," ucap Farid.

Post a Comment Blogger

 
Top