0 Comment
Batang
Satnarkoba Polres Batang selama tahun 2014, sejak Januari lalu, berhasil mengungkap 18 kasus peredaran narkoba dengan tersangka sebanyak 34 orang, enam diantaranya adalah anak-anak di bawah umur. Pencapaian terbesar adalah pengungkapan 30 kg ganja kering siap edar dari Agung Susanto alias Gaplek, 33, warga Kandang Panjang, PeKalongan pada bulan Agustus lalu.

Kapolres Batang AKBP Widi Atmoko SIK melalui Kasat Narkoba Iptu Farial M Ginting SH, mengatakan, selama ini pihaknya gencar melalukan penangkapan terhadap para pelaku yang terlibat peredaran narkoba di Batang.
Beberapa pelaku merupakan orang luar Kabupaten Batang, namun mereka menjalankan aksinya di Batang. Hal itu menandakan jika Batang sudah dijadikan sebagai sasaran tempat peredaran narkoba.

"Pelaku biasa menggunakan kafe karaoke untuk melakukan transaksi maupun menggunakan barang haram tersebut," ungkap Ginting.

dari 18 kasus yang berhasil terungkap tersebut diantaranya sabu-sabu 4 kasus, ganja 13 kasus dan pil dextro 1 kasus. Dari 18 kasus tersebut, petugas mengamankan 34 tersangka, baik pengguna, pengedar maupun kurir. Dan para tersangka tersebut saat ini sudah mendekam di Rutan Rowobelang untuk menjalani hukuman sesuai dengan putusan pengadilan.

terkait kasus yang paling menonjol adalah berhasil dibongkarnya jaringan peredaran ganja sebanyak 30 kg dari tangan seorang bandar di Pekalongan. Dan barang bukti yang berhasil diamankan selama tahun 2014 adalah ganja kurang lebih 36 kg, sabu-sabu 2,5 gram dan pil dextro sebanyak 419 butir. Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti lain, berupa timbangan, bong untuk menghisap sabu serta barang bukti lainnya yang berhasil diamankan dari para tersangka.

Kasus peredaran ganja tersebut, dinilai sudah pintar, karena mereka memanfaatkan anak-anak untuk menjalankan aksinya. Untuk itu, kepada orang tua harus bisa lebih melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya, agar jangan sampai mereka terjerumus dalam peredaran narkoba.

"Semua barang bukti yang kami amankan kemudian dimusnahkan. Dalam pengungkapan kasus tersebut, ada juga anak-anak yang terlibat, sehingga pengawasan terhadap mereka harus lebih," terangnya.

Post a Comment Blogger

 
Top