-->

Libur Sekolah Dongkrak Kunjungan Pantai Ujungnegoro Batang hingga 10 Persen, Wisatawan Minta Fasilitas Dibenahi

Pekalongan News
Thursday, July 02, 2026, July 02, 2026 WIB Last Updated 2026-07-01T21:34:52Z
Libur Sekolah Dongkrak Kunjungan Pantai Ujungnegoro Batang hingga 10 Persen, Wisatawan Minta Fasilitas Dibenahi
Pekalongannews, Batang – Momentum libur sekolah membawa angin segar bagi sektor pariwisata di Kabupaten Batang. Salah satu destinasi favorit, Pantai Ujungnegoro, mencatat kenaikan jumlah kunjungan wisatawan sekitar 10 persen dibandingkan hari-hari biasa. 

Meski demikian, peningkatan tersebut dinilai belum terlalu signifikan seiring bergesernya tren wisata masyarakat yang kini lebih banyak memilih kawasan pegunungan.

Kepala Bidang Destinasi dan Usaha Pariwisata Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang, Debby Sintya Rengganis, mengatakan lonjakan kunjungan memang terjadi selama masa liburan sekolah. Namun, kondisi itu belum mampu mengembalikan tingkat kunjungan seperti yang diharapkan.

"Kalau dibanding hari-hari biasa memang ada peningkatan, tetapi belum signifikan karena tren wisata sekarang cenderung bergeser ke pegunungan," ujar Debby saat dikonfirmasi, Rabu (1/7/2026).

Meski menghadapi tantangan berupa perubahan minat wisatawan dan ancaman abrasi di sejumlah kawasan pesisir Pantura, Pemerintah Kabupaten Batang tetap menempatkan Pantai Ujungnegoro sebagai salah satu destinasi unggulan. 

Selain menawarkan panorama pantai dengan hamparan pasir yang masih luas, kawasan ini juga memiliki nilai lebih melalui wisata religi yang menjadi daya tarik tersendiri.

Untuk memberikan rasa aman kepada para pengunjung, pemerintah daerah telah menyiagakan petugas keselamatan pantai selama musim liburan.

"Kalau di Kabupaten Batang, khususnya destinasi yang dikelola pemerintah daerah, Pantai Ujungnegoro merupakan salah satu wisata primadona," tambahnya.

Saat ini, tarif masuk ke Pantai Ujungnegoro masih tergolong terjangkau, yakni Rp5.000 per orang dengan biaya parkir kendaraan roda dua sebesar Rp2.000 sesuai ketentuan peraturan daerah.

Bagi wisatawan dari luar daerah, kondisi Pantai Ujungnegoro yang masih memiliki garis pantai alami menjadi daya tarik utama. Imam (34), wisatawan asal Pekalongan, mengaku sengaja mengajak keluarganya berlibur ke Batang karena pantai tersebut dinilai relatif aman dari dampak rob yang kini banyak melanda wilayah pesisir Pekalongan.

"Kalau menurut saya lumayan. Pantai utara sekarang banyak yang terkena abrasi dan rob, tapi di sini masih ada pantainya sehingga anak-anak masih bisa bermain pasir," katanya.

Ia menilai Batang memiliki peluang besar menjadi tujuan wisata pantai di Pantura apabila pengelola mampu meningkatkan kualitas penataan kawasan dan fasilitas pendukung.

"Kalau Pekalongan banyak wisata pantainya yang sudah terendam rob. Batang masih punya potensi wisata pantai yang besar. Kalau ditata dengan benar dan dikelola lebih baik, saya yakin bisa menarik lebih banyak wisatawan," ujarnya.

Harapan serupa juga disampaikan Ida (36), pengunjung asal Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Ia mengaku tertarik berkunjung setelah melihat berbagai unggahan di media sosial. 

Namun, setibanya di lokasi, ia merasa belum banyak perubahan yang dilakukan dibanding kunjungannya sekitar satu dekade lalu.

"Di media sosial terlihat bagus sekali, tetapi saat datang ternyata masih seperti dulu. Saya ke sini sekitar 10 tahun lalu, ternyata kondisinya masih hampir sama," ungkapnya.

Menurut Ida, pembenahan fasilitas menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera diwujudkan agar Pantai Ujungnegoro semakin ramah bagi wisata keluarga. Ia mengusulkan penambahan area bermain anak, ruang terbuka yang lebih tertata, hingga spot-spot rekreasi sederhana yang dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung.

"Mungkin bisa ditambah playground atau permainan anak yang sederhana di pinggir pantai. Dari dulu memang seperti itu, belum banyak perubahan," pungkasnya
Komentar

Tampilkan

No comments:

TERKINI