googlesyndication.com

Bawaslu Batang Soroti Kehadiran Ketua BAZNAS Zaenul Iroki di Acara Gibran Di Desa Plumbon
Pekalongannews, Batang - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Batang menyoroti kehadiran Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Batang KH Zaenul Iroki yang menghadiri Holaqoh Kebangsaan di Ponpes TPI Al Hidayah Desa Plumbon Kecamatan Limpung pada Senin 22 Januari 2024.

Pasalnya, kehadiran KH Zaenul Iroki diatas panggung bersama calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka. Tidak hanya itu, Ketua MUI Batang juga sempat mengacungkan dua jarinya sebagai pertanda dukunganya.

"Kalau kegiatan di Plumbon pemberitahuan yang kita dapat itukan Holaqoh Kebangsaan peringatan Isro Miraj,"Kata Ketua Bawaslu Kabupaten Batang, Mahbrur, Rabu 24 Januari 2024.

Meskipun Holaqoh Kebangsaan yang lebih banyak diwarnai dengan unsur kampanye untuk kemenagangan pasangan capres dan cawaprees nomor urut 2 Prabowo - Gibran.

Ketua Bawaslu Batang menyatakan masih akan mengkaji apakah ada unsur - unsur pelanggarannya.

"Kalau itu masih kita kaji, karena memang ada proses - proses yang harus kita lalui oleh Bawaslu tidak boleh semena mena, harus ada proes pengkajian dulu,"ungkapnya.

Mahbrur menyatakan belum bisa menyatakan kehadiran Ketua BAZNAS Batang sebagai pelanggaran etika dan netralitas.

"Kita masih kaji Ketua Baznas itu posisinya seperti apa. Kalau secara personalkan ketika dia bukan ASN oke - oke saja. Kalau maslaah Baznas -nya masih kita kaji,"ungkap Mahbrur.

Namun perlu diketahui, BAZNAS memilik peran sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang ditugaskan mengelola dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya. Sehigga harus memiliki sikap netral dan bersih dari kepentingan politik manapun.

Sebelumnya, KH Zaenul Iroki yang juga merangkap sebagai Ketua MUI Kabupaten Batan, viral setelah unggahan video media sosial yang memperlihatkan Zaenul Iroki dengan jelas meminta warga NU untuk memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo-Gibran.

Dalam video tersebut, dia memberikan instruksi kepada sejumlah penumpang bus untuk bekerja keras demi mendukung pasangan calon yang ia dukung.

"Ini tandanya bahwa NU resmi berpolitik, politik NU kebangsaan, bagaimana NU harus menang jangan ikut yang kalah, untuk itu kita akan perjuangkan supaya 02 bisa menang satu putaran, amin Allahuma Amin," ujarnya dalam video yang tersebar luas di media sosial.

Tak hanya itu, dalam video tersebut Zaenul Iroki juga menyebut beberapa nama seperti Kiai Umar, Kiai Malik, Kiai Ali Sadikin, dan Gus Sulton, yang menurutnya adalah tim sukses NU.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sudah banyak yang pindah haluan untuk mendukung pasangan calon yang ia anggap sebagai amanat dari mbah Rois.

Meskipun demikian, pada saat acara kampanye Gibran di Ponpes TPI Al-Hidayah Plumbon, Zaenul Iroki menjelaskan bahwa kedatangannya bukan sebagai Ketua Baznas maupun ketua MUI.

Ia menyatakan bahwa dirinya lebih dahulu masuk pengurus PCNU Kabupaten Batang ketimbang Ketua BAZNAS DAN Ketua MUI Kabupaten Batang.

"Disamping sebagai ketua MUI, saya terlebih dahulu menjadi Rois Syuriah PCNU Kabupaten Batang. Dan disini saya juga sebagai pengasuh Ponpes Darul Ulim Tragung Kandeman,"jelasnya.

Kehadiran dan pernyataan Zaenul Iroki mengundang kekhawatiran terkait netralitas BAZNAS maupun MUI dalam konteks politik.

Menjadi perhatian bahwa seorang tokoh agama maupun pengurus BAZNAS terlibat dalam kampanye politik dapat menimbulkan kecemasan akan netralitas dan independensi institusi agama tersebut.

 
Top