0 Comment

Pekalongannews, Batang - Tim Jatanras Polda Jawa Tengah bersama Tim Buser Anti Bandit Satreskrim Polres Batang berhasil membekuk komplotan perampok bersenjata api yang menggasak rumah juragan pakan ternak di Batang.

Aparat menggelandang lima pelaku dan menghadiahi para pelaku dengan timas panah karena melawan.

"Iya benar, pelaku sudah ditangkap dan sekarang sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh petugas untuk kepentingan penyelidikan," kata Kapolres Batang AKBP M Irwan Susanto melalui Kasat Reskrim AKP Yorisa Prabowo saat dikonfirmasi, Senin (2/1).

Para pelaku dibekuk di tiga wilayah berbeda yaitu Terminal Cikarang, Kampung Jawara (Serang, Banten) dan Bekasi.

Identitas kelimanya antara lain Fajar Suseno warga Jambi, Andi warga Mesuji Lampung, Dias Warga Semarang, Aris warga Palembang dan Jumirin warga Lampung.

Petugas menyita sejumlah barang bukti yaitu empat pucuk senjata api rakitan yang biasa digunakan untuk beraksi, sejumlah uang serta perhiasan yang diduga sisa hasil kejahatan. Para pelaku diduga sudah profesional serta berulangkali beraksi.

"Komplotan tidak segan-segan melukai korbannya saat beraksi. Otak pelakunya,  Jumirin seoramg residivis kasus perampokan di wilayah Bekasi," ucapnya.

Sebelumnya, perampokan bersenjata api terjadi di rumah juragan pakan ternak di rumah Achmad Tahrori di Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Peristiwa diwarnai dengan penyanderaan penghuni rumah.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 23 Desember 2022  sekira pukul 01.00 WIB. Saat itu datang sekitar empat orang pelaku yang masuk ke rumah  Achmad Tahrori.

Para pelaku langsung menggasak uang Rp 90 juta dari brangkas. Selain itu, pelaku juga mengambil uang di tas Rp 10 iuta, perhiasan 2 Pouch berisi Gelang serta Kalung. Lalu, tas Branded seharga Rp 10 jt,  HP I-phone 12 Pro,  HP Nokia dan satu HP Oppo.

Post a Comment Blogger

 
Top