0 Comment

Pekalongan – Guna memberantas hama tikus agar tidak mengganggu tananaman para petani, TNI dari Koramil 08/Bojong Kodim 0710/Pekalongan bersama -sama dengan PPL kecamatan Bojong, perangkat desa serta para warga setempat melaksanakan pembasmian hama tikus.

Pembasmian atau sering di sebut dengan gropyokan tikus tersebut dilakukan di area persawahan desa Randumuktiwaren kecamatan Bojong kabupaten Pekalongan, kamis(20/2/2020).

Danramil 08/Bojong Kapten Inf Wiyoto saat di konfirmasi mengenai kegiatan tersebut menjelaskan, bahwa kegiatan gropyok tikus dilakukan lantaran sudah adanya laporan dari para petani yang mengaku tanaman padinya di serang hama tikus tersebut.

" Berdasarkan laporan dari warga dan pantauan babinsa di lapangan, sudah terdapat  tanaman padi yang terserang hama tikus tersebut, sehingga perlu diadakan pembasmian agar pertumbuhan tanaman bisa normal,"jelasnya.

Danramil menuturkan hama tikus ini sangat berbahaya apabila tidak segera di atasi  karena akan bisa menghabiskan batang tanaman padi yang sedang tumbuh dan bisa mengakibatkan gagal panen.

" Hama tikus ini kalau dibiarkan sangat berbahaya, karena bisa habis batang padi tersebut, dan yang jelas petani akan bisa gagal panen apabila tidak segera di basmi,"lanjutnya.

Pembasmian hama tikus tersebut dilakukan secara bersama- sama dan serentak guna mendapatkan hasil yang maksimal, serta mencegah agar perkembangbiakan hama tidak pesat.

"Melalui gerakan gropyok tikus ini, kita berharap akan mampu membasmi hama tikus tersebut, sehingga tanaman padi bisa tumbuh normal dan subur serta produksi padi bisa meningkat,"pungkas Danramil.

Diketahui dengan diadakannya kegiatan gropoyakan tikus tersebut hasil yang didapat berjumlah kurang lebih 20 ekor tikus dan pembongkaran lobang-lobang tikus agar tidak dijadikan sarang kembali bagi tikus yang lain

Post a Comment Blogger

 
Top