0 Comment
Pekalongan - Penggunaan media sosial oleh prajurit TNI dan keluarganya sedikit banyak telah membantu meningkatkan pemahaman masyarakat dunia tentang TNI. Pada saat yang sama pemanfaatan medsos oleh prajurit TNI juga dapat meningkatkan kepekaan, kepedulian dan wawasan prajurit terhadap perkembangan dan dinamika situasi di seantero dunia.
Namun karena sifatnya yang terbuka dan merupakan ruang publik yang mudah diakses siapa saja, jika tidak dilakukan dengan benar, cermat dan waspada, penggunaan medsos juga dapat membawa hal buruk bahkan membahayakan bagi diri pribadi maupun satuan.
Hal tersebut dikatakan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, mengawali pengarahannya dalam Jam Komandan "1 Jam bersama Danrem 071/Wijayakusuma", di depan prajurit, PNS dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Dim 0710/Pekalongan, Jumat (18/10/2019) di Makodim 0710/Pekalongan.
"Tidak ada larangan penggunaan medsos oleh prajurit dan keluarganya. Tetapi pastikan pemanfaatan medsos membawa manfaat positif dan konstruktif bagi kita semua", tegasnya.
"Satu Jam bersama Danrem 071/Wijayakusuma" dalam Jam Komandan Korem 071/Wijayakusuma mengangkat tema tentang Berpikir Sebelum Bertindak dalam rangka Sosialisasi penggunaan media sosial yang bijak kepada para prajurit, PNS dan Persit Kartika Chandra Kirana.
Dijelaskan Kolonel Dani, kegiatan yang dilaksanakan tersebut guna mengantisipasi terjadinya pelanggaran prajurit dan PNS serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana di lingkungan Korem 071/Wijayakusuma tentang maraknya media sosial yang digunakan tidak pada tempatnya dan menangkal maraknya berita Hoax yang akhir-akhir ini terjadi.
“Kepada seluruh prajurit, PNS dan ibu-ibu Persit, saya mengajak dan menghimbau agar betul-betul bijak dalam menggunakan media sosial, jangan percaya berita yang belum jelas kebenaran dan asal usulnya. Lebih baik diam dan tidak me repost lagi berita tersebut jika memang tidak jelas asal usulnya,” tegas Danrem.
"Bersosial media tidak dilarang, namun kita harus pandai memilah, mana yang baik dan mana yang buruk buat kita, rekan, keluarga maupun handai tolan lainnya", pintanya.
Dikatakan, pada era globalisasi seperti sekarang ini, semua orang memiliki alat komunikasi yang dinamakan HP, karenanya kita harus bijak dalam penggunaan HP khususnya saat ber media sosial.
“Apa yang kita tulis dan unggah di media sosial semua orang akan tahu, sehingga tulis dan unggah hal-hal yang memang benar-benar aman dan berguna bagi orang lain,” imbuhnya.

Danrem berharap, seluruh prajurit, PNS dan Persit jajaran Kodim 0710/Pekalongan dapat memahami dan mengerti tentang pentingnya bermedia sosial sehingga tidak ada pelanggaran khususnya tentang penyebaran berita yang provokatif.

Post a Comment Blogger

 
Top