0 Comment
Pekalongan News
Foto Dokumentasi : Agus Romi pedagang bensin eceran
Kota Pekalongan
Tiga hari terakhir warga Kota Pekalongan dikejutkan dengan adanya temuan bahan bakar dari jenis pertalit yang diduga oplosan. Temuan tersebut pertama kali diunggah dalam grup Whatsup oleh Agus Romy (38 th) penjual bensin eceran di Jalan Jawa, Kelurahan Bendan Kergon, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.

Romy mengunggah gambar tiga buah botol pertalite yang berbeda warna, satu botol berwarna biru dan dua botol lainnya berwarna hijau setengah kuning.

Menurut Romy, dirinya membeli pertalite sebanyak 30 liter di SPBU Medono pada rabu (19/10/16) pagi hari. Setelah dituang dalam botol dan hendak ditaruh dalam wadah dagangannya, dirinya curiga, warna pertalite yang baru saja dibeli berbeda warna dengan pertalite yang biasa ia beli.
"Pertalite yang biasa saya beli berwarna biru, tapi ini kok berwarna hijau kekuningan," ungkapnya, Kamis (20/10/16).
Adanya perbedaan warna tersebut membuat Romy menaruh kecurigaan ada yang tidak beres dengan pertalie yang ia beli.
"Saya jadi meduga kalau pertalite berwarna hijau ke kuningan tersebut telah dioplos dengan premium. Namun dijual sebagai pertalite," Duganya.
Abdul Honi, Kasir SPBU Medono saat dikonfirmasi media ini membantah kalau pertalite yang dibeli dari SPBU tempatnya bekerja dioplos dengan premium.
"Tidak benar, kami tidak pernah menjual pertalite oplosan. Kami selama ini hanya menjual saja apa adanya dari pertamina," ucapnya.
Kendati demikian, Abdul Honi mengakui kalau beberapa hari terakhir pasokan pertalite dari pertamina terdapat perubahan warna. Namun dirinya kembali menegaskan kalau warna yang berbeda itu asli dari pertamina.
"Itu asli warna pertalite dari pertamina, kalau sangsi silahkan dicek di SPBU lainnya," tegasnya.
Perubahan warna yang terjadi pada pertalite yang dimaksud, sambungnya, juga berlaku sama, terjadi juga dengan bahan bakar lainya seperti premium dan pertamax.

Terpisah, Kusnanto, kasir SPBU Merdeka membenarkan kalau perubahan warna yang dialami BBM kadang sering terjadi.
"Biasanya untuk pertalite berwarna biru pekat, terkadang juga berwarna biru tipis," jelasnya.
Adapun untuk warna pertalite yang berubah menjadi hijau kekuningan, dirinya tidak berani memastikan apakah itu hasil oplosan atau tidak. Yang jelas, semua BBM pernah mengalami perubahan warna.
"Untuk memastikanya itu asli atau oplosan bisa dicek pada saat serah terima kiriman dari pertamina. Mereka selalu membawa sampel, tinggal diukur saja kadar dan warnanya. Kalau sample dan isi tangki semuanya sama pasti asli. Sebab kalau berbeda, kita berhak menolak kiriman tersebut," bebernya.

Post a Comment Blogger

 
Top