Showing posts with label pendidikan. Show all posts
Showing posts with label pendidikan. Show all posts

Workshop FKPM, Security Pengguna Satpam Menyelenggarakan Workshop FKPM Security Pengguna Layanan Satpam

November 15, 2017 Add Comment
Pekalongan news
Workshop FKPM, Security Pengguna Satpam Polda Jawa Tengah menyelenggarakan Pertemuan FKPM Security pengguna layanan Satpam yang diadakan di Aula Rupatama Polres Batang
Batang - Tugas Polri sebagai pengemban fungsi Kamdagri tentunya membutuhkan dukungan dan partisipasi dari berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif. Tidak terkecuali Satpam di seluruh kawasan di wilayah Hukum Polres Batang. Penyamaan persepsi dan evaluasi cara bertindak merupakan agenda rutin dalam rangka asistensi dan koordinasi manajamen sistem keamanan.

Hal tersebut yang menjadi latar belakang Workshop FKPM, Security Pengguna Satpam Polda Jawa Tengah menyelenggarakan Pertemuan FKPM Security pengguna layanan Satpam yang diadakan di Aula Rupatama Polres Batang, kemarin. Beberapa pembahasan penting pun disampaikan oleh Kasat Binmas sebagai pembina fungsi pengamanan swakarsa kepada 60 perwakilan Satpam dan Jasa Pengamanan atau pengguna layanan Satpam di wilayah hukum Polres Batang.
“ Pertemuan kemarin, tidak hanya agenda rutin saja melainkan memiliki urgensi yang sangat penting, dikarenakan penugasan Satpam dilapangan memiliki dependensi dengan manajemen sistem keamanan yang disusun oleh para pengguna Satpam," kata Kasat Binmas AKP Joeharno saat ditemui, Rabu (15/11).
Kasat Binmas menjelaskan, kegiatan tersebut juga untuk merefleksi kepada peserta pertemuan tentang Tugas Pokok Satpam, hal ini dimaksudkan agar para Satpam dapat bertindak sesuai koridor regulasi yang mengikat pada tupoksi Satpam.
“ Pemahaman aturan – aturan cara bertindak pada penugasan Satpam harus kita perhatikan betul agar para Satpam mengerti batasan – batasan kinerja dalam rangka mewujudkan sitkamtibmas kondusif di lingkungan kerjanya,“ tegas AKP Joeharno.
Peningkatan kemampuan Satpam juga menjadi perhatian prioritas Polres Batang sehingga pada kegiatan tersebut juga disampaikan agenda – agenda penyelenggaraan pembinaan dan peningkatan kemampuan Satpam.
HUT Satpam ke 37 pun tidak lepas menjadi poin pembahasan pada kegiatan pertemuan tersebut, persiapan pagelaran acara HUT Satpam yang rencananya jatuh pada tanggal 30 Desember tersebut juga dibahas antara Sat Binmas dengan para peserta pertemuan.
“ HUT Satpam merupakan momentum penting bagi para satpam untuk lebih meningkatkan perannya dalam mendukung Tupoksi Polri khususnya Polres Batang, sehingga harapanya kegiatan yang disajikan nanti dapat mengilustrasikan partisipasi aktif para Satpam dalam mewujudkan sitkamtibmas kondusif di lingkungan kerjanya," jelas mantan Kapolsek Warungasem tersebut

Wakil Bupati Suyono Berikan Motivasi Guru Untuk Tingkatkan IPM Kabupaten Batang

November 14, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Wakil Bupati Suyono melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa sekolah yang ada di Kecamatan Bawang
Batang – Wakil Bupati Suyono melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa sekolah yang ada di Kecamatan Bawang. Sekolah yang dikunjungi Suyono antara lain SMP N 1 Bawang SMP N 3 Bawang dan SMA 1,Bawang (13/11).

Kunjungan wabup kesekolah sekolah ini didampingi oleh Kepala Kabag Humas Batang Triosi J, Kepala UPTD Kecamatan Bawang Mujiono, Camat Bawang Yarsono, Sekertaris Dinas Darsono.

Wabup Suyono menyampaikan, Indek Pembangunan Manusia (IPM) kabupaten Batang dinilai terlalu rendah Batang menduduki nomer 5 dari bawah. Guru harus bekerja extra dalam hal mendidik dan mengawasi anak didiknya. Guru juga haru melakukan kreasi dan inovasi dalam penyampaian ilmu kepada anak didik untuk mempermudah penyerapan ilmu. 
 "Lewat penyerapan ilmu yang baik inilah anak akan lebih mudah belajar dan mengimplementasikan ilmu yang diberi oleh guru. Pembelajaran tidak hanya melulu dengan buku perlu sistem pembelajaran tanpa buku untuk menunjang ketrampilan sehinga ada penyeimbang antara otak kanan dangan otak kiri. Hal ini yang kelak mampu meningkatkan IPM Kabupaten Batang untuk lebih baik lagi",Perkembangan dunia yang modern seperti sekarang  ini anak lebih susah untuk dikendalikan oleh orang tua maupun oleh guru. Menjadi tugas kita bersama untuk ikut memberikan pengarahan yang positif guna bekal kemajuan generasi bangsa, Ujar Suyono

 Dikatakan, tantangan anak anak diera sekarang sangatlah besar anak harus benar - benar pandai dalam memilih teman bermain. Selain godaan kenakalan remaja, narkoba, minuman keras juga ada bahaya yang sangat dekat dengan kita yaitu bahaya penggunaan gedjed.
 "Anak anak harus lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi terutama dalam pengunakan gedjed dalam keseharian. Bukalah hal hal yang positif yang mampu menambah kecerdasan dan menambah wawasan, hindari membuka hal hal yang positif yang tidak sepatutnya ditonton oleh anak" himbau suyono
 Dalam kurun waktu terakhir ini remaja menjadi sasaran kejahatan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin merusak generasi bangsa. Dijalanan kelak anak akan di cegad dan diberikan obat obatan terlarang atau pil secara cuma cuma yang nantinya akan memberikan efek kecanduan untuk membelinya".tambahnya

MI Plus Sullam Taufiq Kajen , Perkuat Karakter Melalui Budaya Madrasah

October 08, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Sebagai implementasi penguatan pendidikan karakter, MI Plus Sullam Taufiq Kajen menggalakkan budaya madrasah
Kabupaten Pekalongan 
Sebagai implementasi penguatan pendidikan karakter, MI Plus Sullam Taufiq Kajen menggalakkan budaya madrasah. Secara konseptual, budaya madrasah merupakan suatu sistem nilai,kepercayaan, keyakinan, kredo dan norma-norma keberagamaan yang diterima secara menyeluruh, mulai dari kepala madrasah, pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, serta dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan penerimaan serta konsistensi sebagai perilaku alami, yang dibentuk oleh miliu yang menciptakan pemahaman yang sama diantara seluruh unsur dan personil madrasah, dan jika perlu membentuk opini masyarakat yang sama dengan madrasah. Demikian disampaikan Syaikhul Alim, kepala MI Plus Sullam Taufiq Kajen di sela-sela penerimaan rapor hasil Ulangan Tengah Semester I jum'at (6/10) kemarin. 

Lebih lanjut dijelaskan, budaya madrasah yang kami terapkan ini merupakan sebuah konsep pendidikan nilai guna membangun karakter peserta didik dan segenap civitas madrasah yang bersifat komprehensif. Karena dalam perwujudannya terdapat inkulnasi nilai, pemberian teladan, dan penyiapan peserta didik agar dapat mandiri dengan mengajarkan dan memfasilitasi pembuatan-pembuatan keputusan moral secara bertanggung jawab dan keterampilan hidup yang lain.

Dalam penerapannya, budaya madrasah ini diwujudkan dalam bentuk program unggulan berupa keterpaduan antara pendidikan agama dan umum.
"Peserta didik di MI Plus Sullam Taufiq Kajen disamping mengikuti pendidikan formal melalui kegiatan intra dan ekstrakurikuler madrasah, pembelajaran juga dipadukan dengan kegiatan di TPQ dengan fokus muatan keagamaan seperti tahsin dan tahfidz Al-Qur'an dan hadits serta praktik doa dan ibadah " terangnya.
Implementasi yang lain diterapkan melalui pembiasaan karakter positif seperti rajin ibadah seperti sholat dhuha dan sholat dhuhur berjamaah, cinta kebersihan dan lingkungan, sikap disiplin, jujur dan tanggung jawab, saling menghargai dan toleransi, sopan santun dan tata krama serta dibangun nilai-nilai kebersamaan dan kompetisi yang sehat dan bersahabat guna mewujudkan komunitas pembelajar.
"Pembiasaan karakter positif ini juga didorong dan dibangun melalui pemberian keteladanan terutama dari pendidik dan tenaga kependidikan. Jadi budaya madrasah tidak hanya ditujukan untuk peserta didik tetapi juga untuk guru dan tenaga kependidikan. Kami berprinsip keteladanan adalah metode yang paling efektif dan ampuh membangun karakter" tambahnya.
"Harapan kami, melalui penerapan budaya madrasah ini dapat terbentuk peserta didik sebagai generasi penerus yang berkarakter atau berakhlaqul karimah dan memiliki kecerdasan majemuk baik intelektual, emosional maupun spiritualnya". Pungkasnya.

Bupati Batang Kukuhkan Duta Paskibra Kabupaten Batang

August 16, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Bupati Batang saat mengukuhkan paskibra Kabupaten Batang di Aula Pendopo Kabupaten Batang
Kabupaten Batang 
Sebagai duta Paskibra Kabupaten Batang yang terpilih dari ribuan siswa siswi dan ini untuk menjawab tantangan rendahnya patriotisme dan nasionalisme generasi muda. Diharapkan Pelatihan ini bukan sekedar baris berbaris namun melatih nilai kejuangan.

Hal tersebut dikatakan Bupati Batang saat mengukuhkan paskibra Kabupaten Batang   Wihaji,di Aula Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (15/8).

Saya mengucapkan bersyukur karena masih diberikan semangat nasionalisme dan patriotisme terutama pada anggota Paskibra Kabupaten Batang.
"Kalian adalah siswa siswi yang terpilih dari sekian siswa untuk menjadi pasukan pengibar bendera. Saya sangat berharap untuk tanggal 17 Agustus 2017 Paskibra dapat melakukan pengibaran bendera dengan sebaik-baiknya," kata Bupati.
Dalam kesempatan tersebut Bupati mengapresiasi pada anggota paskibra.
" Saya sangat senang dan mendukung kegiatan Paskibra khususnya yang telah berlatih pagi, siang hingga sore hari di lingkungan Kabupaten Batang," ujarnya.
Dijelaskan, karena dengan adanya Paskibra, tidak hanya melatih akademi, fisik, maupun sekedar latihan untuk menaikkan bendera pada 17 Agustus, tapi kegiatan ini juga akan berlanjut untuk masa depan generasi yang menggantikan kepemimpinan nantinya.
"Saya berharap kepada anggota Paskibra agar terus menumbuhkan sikap nasionalisme bahwa saya Indonesia, saya Pancasila, saya Bhinneka Tunggal Ika dan bangga menjadi orang Batang," tegasnya.
Disini saya mengajak kepada siswa-siswi Paskibra menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang terlebih dahulu dan saat ini kita hanya merasakan kenikmatan yang telah diperjuangkan oleh jasa para pahlawan.
"Oleh karena itu disini kita wajib menjalankan kewajiban untuk menjaga rasa persatuan dan kesatuan dimulai dari jiwa nasionalisme dan patriotisme khususnya dari anggota Paskibra Kabupaten Batang dan tunjukan keseriusan menjadi anggota paskibra ," tandasnya.
Bupati menambahkan trimakasih pada orangtua paskibra yang telah mengikhlaskan putra putrinya untuk menjadi anggota paskibra.
"Trimakasih kami ucapkan, semoga dengan do'a para orangtua dan kita bersama paskibra dapat melaksanakan tugasnya," imbuh Bupati.
Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono mengatakan momen ini diharapkan dapat bermanfaat bagi anggota paskibra untuk memberikan yang terbaik.
"Berikan terbaik untuk bangsa, Kabupaten Batang dan orangtua. Semoga kelak menjadi generasi penerus kepemimpinan," kata Kapolres yang juga alumni paskibra tahun 92 Bogor.
Turut hadir Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono,, Wakil Bupati Suyono,Ketua DPRD Imam Teguh Raharjo, Pasi Intel Kodim 0736/ Batang Kapten Inf. Abdul Mutholib, Pasi Ops Kodim 0736/Batang Kapten Inf. Gatot (Pasi Ops Kodim 0736/Batang), Sekda Batang. Nasikhin, Kepala OPD Kab. Batang, Perwakilan Pelajar Paskibraka, Ketua Bhayangkari, Ketua Persit, ASN lingkungan Kab. Batang.

Tekan Aksi Premanisme Satbinmas Polres Batang Melaksanakan Pembinaan Dan Penyuluhan

August 03, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Kasat Binmas Polres Batang AKP Juharno melaksanakan pembinaan dan penyuluhan di SMP N 4 Batang
Kabupaten Batang 
Guna mencegah dan menangkal terhadap aksi-aksi preman dan premanisme ditengah pelajar agar tercipta kondusifitas di wilayah kabupaten Batang. 

Kasat Binmas Polres Batang AKP Juharno melaksanakan pembinaan dan penyuluhan di SMP N 4 Batang, Selasa (1/8/17).

Kasat Binmas Polres Batang AKP Juharno menjelaskan aksi premanisme bisa melekat kesegala profesi. Seperti unsur keamanan maupun birokrasi bisa dikatakan berperilaku preman apabila yang mereka kerjakan/ perbuat tidak sesuai dengan aturan/norma yang harus dipatuhi.
"Begitu pula pelajar, apabila yang dilakukanya tidak sesuai aturan atau norma yang berlaku di sekolah bisa dikatakan aksi premanisme. Misalnya aksi premanisme di sekolah, pemalakan kepada sesama pelajar,tawuran, pengroyokan dan lainnya," jelas AKP Juharno.
Kami mengimbau agar para pelajar mentaati tata tertib aturan yang ada disekolah dan jauhi aksi premanisme, karena perbuatan tersebut akan merugikan diri sendiri dan orang lain serta akan berbenturan dengan hukum bila yang dilakukanya terbukti mengarah tindak pidana/kriminalitas.

Disisi lain, Kasat Binmas mengatakan untuk menekan aksi premanisme, pihaknya akan terus memberikan pembinaan dan penyuluhan secara rutin dan bergantian  di sekolah sekolah wilayah Kabupaten Batang.
"Kami mengharapkan peran serta semua elemen masyarakat, orangtua, guru dan para siswa siswi untuk bersama sama bersinergi mencegah aksi aksi premanisme di lingkunganya dan berani melapor Kepolisian terdekat bila terbukti melakukan aksi premanisme," imbuhnya.

Kapolsek Bandar Ingatkan Pelajar Untuk Menjaga Dan Mempertahankan NKRI

July 31, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Kapolsek Bandar Polres Batang AKP Yusi Andi Sukmana menjadi pembina upacara di SMP Negeri 04 Bandar
Kabupaten Batang
Kapolsek Bandar Polres Batang AKP Yusi Andi Sukmana menjadi pembina upacara di SMP Negeri 04 Bandar Desa Binangun, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Senin (31/7/17).

Upacara yang diikuti ratusan pelajar setempat dan hadir dalam kegiatan Kepala Sekolah Sunarso  para guru dan Staf.

Dalam amanatnya Kapolsek Bandar AKP Yusi Andi Sukmana  mengatakan kita harus menjaga dan mempertahankan NKRI, Ideologi Pancasila dan UUD 1945.
“Diharapkan pelajar tidak terpengaruh paham radikal atau paham yang mengajak bertentangan dengan Pancasila dan UUD’45. Untuk itu pelajar harus kompak, satu hati ,satu kata, satu perbuatan membela Indonesia,” tegas Kapolsek.
Kapolsek juga mengingatkan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang sudah masuk di kalangan pelajar.
“Penyalahgunaan narkoba adalah kesalahan besar pasti berakibat buruk. Jangan mencoba apabila kita tidak ingin kecewa dikemudian hari,” tandas AKP Yusi.
Selain itu Kapolsek juga mengharapkan agar mentaati tata tertib berlalulintas ketika berkendara dan diharapkan untuk menggunakan helm.  
“Helm itu wajib dipakai pada waktu berkendaraan, karena helm sangat penting untuk melindungi kepala dari benturan. Kecelakaan tidak kita minta, tetapi menjaga diri itu penting,” tuturnya.
Ia juga menjelaskan bahwa  tugas Pokok Kepolisian menurut undang undang no 2 tahun 2002 pasal 13 yakni pemeliharaan  keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), penegakan hukum dan melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” imbuhnya.