Showing posts with label kota pekalongan. Show all posts
Showing posts with label kota pekalongan. Show all posts

Persit Harus Cerdas Gunakan Medsos

July 23, 2017 Add Comment

Pekalongan - Dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerja Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang xx Dim 0710/Pekalongan beserta rombongan  di ranting 09 Koramil 08/bojong, sabtu,(22/7).salah satu yang menjadi perhatian ketua Persit KCK cab XX ny.Rere Heri Bambang Wahyudi adalah mengenai penggunaan media sosial(medsos).


Dalam sambutanya Rere sebutan akrabnya, menyampaikan Ucapan terimakasih atas sambutan yang dilakukan persit ranting 09, bojong selain itu Rere juga berharap persit ikut peran serta dalam lingkungan masyarakat sekitar,kedepan diharapkan Persit akan semakin berkembang dan samakin modern mengikuti perkembangan jaman.


Lebih lanjut rere menekankan agar Persit harus lebih cerdas dalam menggunakan medsos,karena dengan adanya UU ITE jangan sampai ikut-ikutan menyebarkan berita yang tidak jelas sumbernya, Persit harus berhati hati dalam bersikap dan bertindak,jangan sampai merugikan diri sendiri ataupun orang lain,jaga nama baik diri sendiri,Persit dan nama baik suami,"pesanya.

Dalam acara kunjungan ketua persit cabang XX tersebut, anggota persit ranting 09 bojong juga menyajikan ketrampilan cara membuat tatakan jarum pentul yang murah, sederhana,menarik dan indah dilihat.

Acara diakhiri dengan tanya jawab mengenai pejabat persit di lingkungan kodam,korem dan kodim serta pertanyaan pengetahuan umum, pembagian hadiah bagi yang dapat menjawab pertanyaan.( pendim 0710 pekalongan )

Betuk Sinergitas Kodim 0710 Pekalongan Beri Kejutan Hut Bhayangkara

July 01, 2017 Add Comment
Pekalongan - Hut Bhyangkara ke 71 Kodim 0710 Pekalongan beri kejutan dengan memberikan kue tart kepada anggota yang menjaga di Mako Polres Pekalongan Kota.


Dandim 0710 Pekalongan Letnan Kolonel Infanteri Heri Bambang Wahyudi mengatakan kejutan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi kepada Kepolisian atas sinergitas antara TNI Polri yang semakin hari semakin solid.

Menurut Dandim Heri pihaknya berharap di umur 71 tahun Kepolisian Republik Indonesia semakin jaya dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengayom masyarakat dan tetap solid bersama Tni untuk membagun bangsa ini.

Sementara itu Kasi Propam Polres Pekalongan Kota Inspektur Satu Ketut Artika menjelaskan pihaknya terkejut dan tidak mengetahui atas kedatangan para anggota Kodim 0710

Menurut Ketut pihaknya mengucapakan terimakasih atas apresiasi dari Tni atas kejutan tersebut dan kejutan ini merupakan bentuk sinergitas Tni dan Polri yang begitu sangat solid

Ketut menambahkan di hari jadi Polri bisa lebih profesional untuk meraih kepercayaan masyarakat demi tetap tegaknya NKRI yang lebih sejahtera mandiri dan berkeadilan

WOM Finance Ajak Ratusan Anak Yatim Buka Puasa Bersama

June 15, 2017 Add Comment
PT Wahana Ottomitra Multiartha TBK (WOM Finance) mengajak 100 anak yatim penghuni Panti Asuhan Aisyiah dari Wisma Rini untuk berbuka puasa bersama di Hotel Sahid Mandarin, Kota Pekalongan, Rabu (14/6/17).

Kegiatan buka bersama Wom Finance dengan anak yatim menurut Chief Human Capital Officer PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk, Ekanto Wijonosunu merupakan kegiatan rutin yang selalu digelar tiap tahun.

Ia mengatakan, kegiatan serupa secara bersamaan juga dilakukan di kota lain seperti Medan, Palembang, Surabaya dan Cimahi.
"Sebelumnya kami juga menggelar buka bersama dengan anak yatim di dua kota, Bekasi dan Makssar," ungkap Ekanto.
Sebagai salah satu perusahaan pembiayaan terbesar, WOM Finance memiliki kontribusi terhadap kepedulian sosial di lingkungan perusahaan terutama dalam kegiatan berbagi di bulan suci Ramadhan.

Ekanto Wijonosunu menjelaskan, pertumbuhan perusahaan yang ditopang oleh kinerja yang baik patut di syukuri, sehingga sebagai ucapan rasa terima kasih, perusahaan menggandeng Panti Asuhan Aisyiah di Wisma Rini untuk berbagi kebahagiaan bersama WOM Finance.
"Kami sangat berharap, di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini kami hadir untuk bersilaturahmi dan apa yang kami lakukan juga mendapat keberkahan dan memberikan manfaat bagi orang lain," ucapnya.
Dalam kesempatan buka bersama dengan seratusan anak yatim, WOM Finance juga memberikan bantuan sosial berupa dana operasional untuk Panti Asuhan Aisyiah Wisma Rini dan juga bantuan bingkisan lebaran untuk 100 anak yatim yang mengikuti kegiatan.

Berada Di Tempat Gelap, Lima ABG Di Bawah Umur Diamankan Satpol PP

June 11, 2017 Add Comment
Lima remaja dibawah umur masing-masing MBK, SA dan S, semuanya laki-laki serta BYA dan I, keduanya wanita, diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), Sabtu (10/6/17) dari pekuburan china (bong) Kuripan, Kota Pekalongan.

Saat diamankan menurut Kasi Pejabat Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Sapto Widiaspono, kelima anak yang rata-rata masih berusia 15 tahun tersebut berada di tempat gelap dan diduga hendak berbuat asusila.
"Kelimanya kami amankan dan kami bawa ke kantor untuk didata dan dibina termasuk memanggil orangtua yang bersangkutan," ucap Sapto.
Sapto menjelaskan, kelima remaja di bawah umur tersebut terjaring razia petugas yang sedang menyisir lokasi pemakaman china di Kuripan yang memang ditengarai sering digunakan untuk berbuat asusila.

Sapto menambahkan, dari kelima anak tersebut, empat diantaranya masih berstatus pelajar SMP di Kedungwuni dan seorang lagi sudah lulus.
"Mereka semua ini menurut pengakuan merupakan teman SD dan usai buka bersama nongkrong sampai malam di pemakaman china, Kuripan," ungkap Sapto.
Karena dianggap melanggar perda, kata Sapto, kelimanya kami amankan selanjutnya kami bawa ke kantor kemudian kami catat identitasnya termasuk kami buatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatanya.
"Setelah orang tua maupun kelurganya datang menjemput, kemudian kami lepaskan untuk selanjutnya orang tua yang akan melakukan pembinaan," terang Sapto.
Sapto menghimbau kepada orang tua agar betul-betul menjaga anak-anaknya terutama anak perempuan, sebab Pemerintah Kota Pekalongan memberlakukan perda miras dan perda yang dapat menjerat perbuatan asusila yang sering dilakukan di tempat-tempat tertentu.

Kelompok Kajian Kitab Turast Iain Pekalongan Gelar Khataman

June 09, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Wujud keseriusan IAIN Pekalongan dalam menggalakan gerakan “Kampus Mengaji” melalui kajian kitab turast, IAIN Pekalongan menggelar acara “Khataman Ngaji” ala Pesantren yang diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta kajian tersebut
Pekalongan
Sebagai wujud keseriusan IAIN Pekalongan dalam menggalakan gerakan “Kampus Mengaji” melalui kajian kitab turast yang secara resmi telah diluncurkan sejak September 2016. 

Kelompok kajian ini belum lama , tepatnya pada Jum’at lalu (2/6/2017) IAIN Pekalongan menggelar acara “Khataman Ngaji” ala Pesantren yang diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta kajian tersebut. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor I, Direktur Pascasarjana, Seluruh dosen pengajar studi turast, pembimbing tahfidzul Qur’an, dan Kordinator Program Matrikulasi Baca Tulis Al-Quran. 

Acara yang berlangsung dengan khidmat, dimulai dengan tadarrus Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan do’a bersama sebagai wujud syukur kepada Allah Swt. Kegiatan semacam ini rencananya akan selalu diselenggarakan tiap tahunnya sebagai upaya untuk membangun kultur kepesantrenan di lingkungan sivitas akademika IAIN Pekalongan.

Dalam sambutannya, Dr. H. Muhlisin, M.Ag (Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga) sangat merespon kegiatan tersebut dan secara khusus akan mengawal jalannya gerakan Kampus Mengaji di IAIN Pekalongan. 
"Hal ini dilakukan sebagai wujud komitmen lembaga untuk menciptakan lulusan yang berkualitas dan memiliki daya beda (distingsi) sehingga dapat bersaing dengan lulusan kampus-kampus lain, Ucapnya.
Sejak awal tahun ajaran baru 2016-2017 setidaknya ada 8 (delapan) kitab Turats yang sudah dikaji dari berbagai bidang keilmuan, yakni: Fathul Qorib (Fikih), Amtsilah al-Tashrifiyah (Sharaf), ‘Imrithi (Nahwu), al-Bayan al-Mufid (Akidah), Syarah Quwaisini (Mantiq), Abi Jamrah (Hadits), Kifayah al-Atqiya’ (Tasawuf), dan Tafsir Ayat al-Ahkam (Tafsir). Selain kajian kitab-kitab tersebut, IAIN Pekalongan juga menggelar “Ngaji Qur’an” sebagai penguatan kemampuan mahasiswa di bidang Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) dan Halaqah Tahfidz khusus bagi para Huffadz yang sedang menyelesaikan studinya di IAIN Pekalongan.
"Dengan mengkaji Kitab Turats, maka mahasiswa akan terbantu untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam membaca karya-karya para Ulama’ yang berbahasa Arab atau lebih dikenal dengan Kitab Kuning, dan hal itu bisa dijadikan salah satu indikator SKPI”. Tegas Dr. Muhlisin.
Dalam tahun-tahun mendatang wacananya kajian Kitab Turats ini akan menjadi syarat bebas teori bagi mahasiswa yang hendak mengikuti ujian Skripsi. Paling tidak mahasiswa pernah menyelesaikan satu atau dua kitab Turats yang dikaji.Hal ini tentunya membutuhkan persiapan yang sangat matang, oleh karena itu para pengelola tidak mau gegabah dalam membuat kebijakan terkait hal itu.

Saat ini program Kampus Mengaji di lingkungan IAIN Pekalongan masih terus dikaji secara mendalam, hal ini dilakukan untuk menemukan pola pengembangan program yang efektif dan sesuai dengan kultur sivitas akademika IAIN Pekalongan. Sebab bagaimanapun kajian Kitab Turats adalah budaya Pesantren, tentunya bukan hal yang mudah menerapkannya di lingkungan formal seperti IAIN Pekalongan. 

Law Firm Setyono & Partner Bagi-bagi Takjil ke Pengguna Jalan

June 07, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Law Firm Setyono & Partner  membagikan takjil kepada para pengguna jalan di sekitar Jl Dr Wahidin Pekalongan,  (07/06/2017)
Pekalongan
Minggu kedua puasa ramadan, Law Firm Setyono & Partner berbagi kebahagiaan bersama membagi takjil kepada para pengguna jalan di sekitar Jl Dr Wahidin Pekalongan, tepatnya didepan kantor Law Firm Setyono & Partner (07/06/2017)

Menurut Ardi Widya Handoyo mewakili Law Firm Setyono & Partner, kegiatan ini Sebetulnya dalam rangka buka puasa bersama  tapi sebelumnya,  kita adakan pembagian takjil di depan kantor kita.
“Sebetulnya kegiatan ini sudah kami lakukan secara rutin setiap tahun,  tahun kemarin kita lakukan bersama dengan LSM, Lembaga Bantuan Hukum dari Lindu Aji dan Satya Wicaksana, “Ucap Ardi.
Ardi menambahkan, dalam kesempatan tersebut ada sekitar 1000 takjil yang dibagikan dalam tempo  setengah jam takjil  sudah habis.
“Sebelum kegiatan pembagian takjil kami juga sudah melakukan kegiatan bedah buku literasi untuk pembagian di daerah  pemalang yang sasarannya untuk anak sekolah ditempat yang tak terjangkau, “ kata Ardi.
 Menurut Ardi kegiatan yang sudah kami lakukan seperti ini akan bisa berlanjut dan Kedepannya ada rencana dengan kantor penasehat hukum lain, tapi kita belum pastikan kapan waktunya.
“Kegiatan yang kami lakukan ini murni dananya dari kantor kami  Law Firm Setyono & Partner,” Pungkasnya.