Showing posts with label batang. Show all posts
Showing posts with label batang. Show all posts

Memperingati HUT Polantas Ke 62, Satlantas Polres Batang Gelar Berbagai Kegiatan Dan Melaunching Program Si Restu

September 15, 2017 Add Comment
Dalam rangka memperingati HUT Polantas ke 62, jajaran Satlantas Polres Batang menggelar berbagai kegiatan. Selain melaunching program layanan berbasis teknologi Si Restu
Kabupaten Batang 
Dalam rangka memperingati HUT Polantas ke 62, jajaran Satlantas Polres Batang menggelar berbagai kegiatan. Selain melaunching program layanan berbasis teknologi Si Restu, juga akan menggelar berbagai bakti sosial kepada masyarakat Kabupten Batang.

Kasatlantas Polres Batang, AKP M Adiel Aristo,  mengatakan, bahwa rangkaian HUT Polantas di Polres Batang tidak hanya dilakukan dengan aksi donor darah saja. Melainkan juga akan digelar aksi sosial lainnya.
“Kami dari Satlantas Polres Batang pada peringatan HUT Polantas tahun 2017 ini  menggelar berbagai kegiatan, baik yang sudah maupun akan digelar. Seperti kegiatan donor darah pada pagi hari ini,” ucap AKP Aristo, disela kegiatan Donor darah di Gedung PMI Kabupaten Batang, Kamis (14/9).
Aristo juga mengatakan,  pihaknya sudah mengagendakan beberapa rangkaian kegiatan, mulai dari mengunjungi dan memberikan bantuan kepada tiga Panti Asuhan di Kabupaten Batang, kemudian juga ada bakti sosial dengan berbagi sembako kepada masyarakat yang tidak mampu serta mengadakan sosialisasi ke sekolah sekolah.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan menggelar sebuah even khusus, yaitu launching layanan teknologi berbasis aplikasi berupa Si Restu. Yang nantinya bisa dimanfaatkan warga masyarakat Kabupaten Batang dalam rangka mengakses layanan kesatuannya secara online.
“Nanti layanan Si Restu, akan di launching secara langsung oleh Bapak Kapolres Batang, AKBP Juli Agung  Pramono pada Rabu 20 September di alun alun Kabupaten Batang,” terangnya.
Lanjut Aristo menjelaskan, tepat pada peringatan HUT Polantas pada 22 September, akan digelar panggung musik di Jalan Veteran kompleks Pemkab Batang. Pergelaran musik itu, nantinya akan dimeriahkan oleh puluhan musisi asal Kabupaten Batang dan sekitarnya. Bekerja sama dengan salah satu vendor, festival band akan digelar dari pukul 15.00 sampai dengan pukul 22.00 WIB.

Kapolres Batang, Polwan Harus Bisa Mengukir Prestasi Yang Membanggakan Bagi Institusi Polri

September 15, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Kapolres mengingatkan agar para Polisi Wanita menjauhi narkoba dan mentaati norma agama, susila, masyarakat dan hukum
Kabupaten Batang
Kapolres Batang Polda Jawa Tengah AKBP Juli Agung Pramono, menegaskan kembali pentingnya peran polisi wanita dalam institusi Polri. Bahkan Juli Agung berharap ke depannya, peran Polwan bisa lebih maksimal dilapangan. Karena mereka dicetak di pendidikan bukan hanya untuk melakukan kegiatan wanita saja akan tetapi sama seperti polisi laki-laki.
"Polwan harus bisa mengukir prestasi dan bekerja keras dengan talenta talenta yang sudah ada tinggal diasah dan jangan kalah sama polisi laki laki (Polki)," kata Kapolres saat menghadiri hari Ulang Tahun Polwan ke 69 di Resto Kampung Kalisalak Batang, Kamis (14/9/17).
Dalam kesempatan itu, Kapolres yang hadir beserta istri, Puspita Juli Agung Pramono juga mengatakan untuk mencapai itu semua diharapkan polwan harus menjadi tauladan bagi masyarakat dan bekerja dengan penuh tanggungjawab.
"Terapkan pola hidup sederhana dan hindari gaya hidup hedonis/bermewah serta gunakan media sosial dengan baik," jelas Kapolres.
Selain itu, Kapolres mengingatkan agar para Polisi Wanita menjauhi narkoba dan mentaati norma agama, susila, masyarakat dan hukum.
"Racun Narkoba tidak akan hilang sendiri kalau tanpa penanganan medis. Narkoba merupakan musuh bersama jadi harus dilawan bersama sama, karena narkoba akan merusak segalanya," tegasnya.
Ia menambahkan, "saya berharap kedepan Polwan Polres Batang tidak ada cerita negatif namun segudang torehan prestasi yang membanggakan bagi institusi Polri," imbuhnya.
Dalam syukuran Hari Ulang Tahun Polwan tersebut, Kapolres Batang di dampingi istri menyerahkan potongan tumpeng kepada Aiptu Nurani yang berdinas 35 tahun beserta Polwan termuda Bripda Lulu Faradits.

Dua Residivis Curanmor Berhasil Ditangkap Polsek Tulis

September 15, 2017 Add Comment
Polsek Tulis  berhasil membekuk dua residivis kambuhan. Keduanya ditangkap setelah melakukan percobaan pencurian sepeda motor dengan kekerasan
Batang
Polsek Tulis Polres Batang  berhasil membekuk dua residivis kambuhan. Keduanya ditangkap setelah melakukan percobaan pencurian sepeda motor dengan kekerasan ,sekaligus mengamankan sebuah senjata api rakitan menyerupai revolver beserta amunisi. 


Kapolsek Tulis I Wayan Sono mengatakan bahwa dua residivis berinisial APF (35), warga Kelurahan Bulu Lor Kecamatan Semarang Utara dan AS(39) warga Desa Kedungmalang Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang ditangkap pada Senin (11/9) malam.
"Dua pelaku diketahui telah melakukan tindak percobaan pencurian sepeda motor Honda Beat milik korban, Lukman (25) warga Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang," ungkap Kapolsek Tulis AKP I Wayan Sono pada Kamis (14/9/17).
Pelaku APF (38) adalah seorang residivis kasus pencurian dengan kekerasan dan AS (39) seorang residivis kasus narkoba yang belum lama keluar dari Rutan Slawi.

Lebih lanjut Kapolsek menuturkan sebelumnya saat melewati Jalan Desa Depok korban menghentikan laju sepeda motornya pada Senin (11/9) malam sekitar pukul  22.00 WIB, karena ada barang bawaan yang terjatuh. 
Dalam menjalankan aksinya, dua pelaku berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega, tiba-tiba pelaku menghentikan laju sepeda motor milik korban.
"Setelah korban berhenti, pelaku APF langsung mengambil kunci kontak sepeda motor milik korban, namun korban berusaha mempertahankan dan pelaku mengeluarkan sepucuk senjata api rakitan menyerupai revolver dengan amunisi ramset yang berisi kelor," jelasnya.
Kapolsek Tulis Polres Batang AKP I Wayan Sono mengatakan pelaku APF sempat meletuskan senjata rakitan tersebut sebanyak tiga kali sehingga mengakibatkan 2 luka sobek pada pipi kiri korban, setelah korban tidak berdaya, karena perbuatannya diketahui warga, para pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan korban.
"Akan tetapi saat melarikan diri, sepeda motor yang dikendarai para pelaku sempat 2 kali terjatuh sehingga sepucuk senjata api rakitan yang dibawa pelaku juga terjatuh di lokasi didepan kantor Perkebunan di Desa Depok. Pada posisi jatuh yang kedua dipinggir jalan Dukuh Seprih Desa Juragan Kecamatan Kandeman itulah, kedua pelaku sampai meninggalkan sepeda motornya dipinggir jalan," terangnya.
Selang 4 jam kemudian, petugas Kepolisian dari Polsek Tulis dengan dibantu warga berhasil 
mengamankan kedua pelaku di bundaran Jalan raya Desa Tulis Kecamatan Tulis Kabupaten 
Batang. Selanjutnya kedua tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polsek Tulis.
"Barang bukti yang kami amankan yakni 1 pucuk senpi rakitan menyerupai revolver berikut amunisinya jenis ramset yang berisi kelor. Serta 1 unit sepeda motor Yamaha Vega yg merupakan sarana yang digunakan oleh tersangka,” ungkapnya.
Menurut Kapolsek Tulis Polres Batang, setelah mengamankan pelaku, pada Selasa (12/9) Jajaran Satreskrim Polres Batang dan Unit Reskrim Polsek Tulis, melakukan penggeledahan di rumah kontrakan milik tersangka APF, di kelurahan Poncol Kota Pekalongan.

"Kami menemukan sejumlah barang bukti pendukung, diantaranya peluru rakitan dan sejumlah alat untuk untuk merakit," beber Kapolsek. 

Setelah diinterogasi,"APF mengaku mendapatkan senjata tersebut dari temanya dengan membelinya seharga Rp. 1.300.000," akunya.
Kapolsek AKP I Wayan Sono mengatakan," kedua pelaku akan di jerat dengan pasal 1 ayat (1) Undang - Undang Darurat RI No 12 tahun 1951, pasal 365 jo 53 KUHPidana," tandas AKP I Wayan Sono. 
Saat ini kami tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kepemilikan senpi itu dan mengembangkan kasus ini,"pungkasnya.

Polres Batang Gelar Kordinasi Criminal Justice System Dengan Jaksa Dan Hakim

September 13, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Polres Batang Polda Jawa Tengah menggelar Rapat koordinasi Criminal Justice System (CJS) antara penyidik Polri dan PPNS dengan Jaksa dan Hakim di Rupatama Mapolres Batang
Kabupaten Batang
Dalam upayanya mengatasi persoalan yang timbul di dalam masyarakat, Polres Batang Polda Jawa Tengah menggelar Rapat koordinasi Criminal Justice System (CJS) antara penyidik Polri dan PPNS dengan Jaksa dan Hakim di Rupatama Mapolres Batang, Selasa (12/9/17).

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, S.H., S.I.K., M.Hum mengatakan bahwa Polri harus siap dan jeli dalam menghadapi segala persoalan di masyarakat agar tidak menimbulkan sebuah gejolak. Sebagai ujung tombak atau terdepan untuk menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat, sinergitas kebersamaan ini harus selalu di jaga dan di bina dengan baik. 
"Jangan sampai kristal-kristal kecil yang  mengganjal menjadi penghambat, akibatnya hubungan menjadi renggang dan ini harus harus secepatnya diantisipasi. Karena dalam pelayanan kepada masyarakat pada penegakan hukum harus memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat," kata Kapolres.
Ia juga mengatakan dalam penegakan hukum, Polres tidak bisa berjalan sendiri melainkan perlu adanya koordinasi dengan kejaksaan negeri dan pengadilan.
"Polres, kejari, dan pengadilan negeri merupakan satu paket dalam penegakan hukum. Kami bertugas melakukan penyelidikan dan penyidikan setelah itu berkas perkara dikirim ke kejari untuk dilakukan penelitian dan selanjutnya setelah dinyatakan berkas lengkap kemudian disidangkan," jelasnya.
Menurut Kapolres, sekecil apa pun persoalan yang timbul pada masyarakat, polisi harus mampu mengantisipasi sebagai upaya menjaga ketertiban dan kondusifitas di wilayah.
Ia menambahkan, dalam menyelesaikan persoalan yang timbul pada masyarakat, polisi juga harus mengedepankan barang bukti yang ada.
"Sekecil apa pun bentuk barang bukti akan membantu kita dalam menyelesaikan persoalan atau masalah. Dengan barang bukti itu, kita bisa melangkah pada tindakan selanjutnya," tukasnya.
Kami berharap dengan kegiatan ini bersama-sama bisa mendapatkan solusi terbaik dalam menyelesaikan persoalan," imbuh  AKBP Juli Agung Pramono.
Turut hadir dalam rapat Wakapolres Batang Kompol Hendri Yulianto, S.I.K., M.H., Kasatpol pp dan anggota, Kepala kejaksaan yang di wakili, Ketua pengadilan, para kabag, kasat, kasie, kanit dan  anggota Polres Batang.

Kepergok Mencuri,Dua Pelaku Pencuri Dompet Diringkus Polsek Batang Kota Bersama Warga

September 12, 2017 Add Comment
Kabupaten Batang
Nasib apes dialami AK (38) dan AH (27) keduanya warga Pringlangu kota Pekalongan terpaksa merasakan dinginya jeruji besi. 

Pasalnya AK dan AH setelah mencuri 1 buah dompet warna hitam merk Sophie Martin yang berisi uang Tunai Rp. 1.250.000,- kepergok warga. 

Tak ayal, AK da AH sempat menjadi bulan bulanan warga hingga bonyok. Untunglah, polisi segera datang mengamankan pelaku.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Batang Kota AKP Bambang Sugiyanto membenarkan penangkapan tersebut.
 "Saat ini AK dan AH sudah kami amankan di Polsek Batang untuk kami mintai keterangan," kata Kapolsek Batang Kota AKP Bambang Sugiyanto pada Senin (11/9/17).
Kapolsek menuturkan, AK dan AH beraksi di Dk. Pejintenan kelurahan Karangasem Selatan Kec/Kab.Batang sekitar pukul 10.00 WIB membuntuti Endah Septianingsih (korban) hingga kerumahnya setelah berbelanja.   
"Modusnya,sebelumnya kedua tersangka sengaja ke daerah Batang  naik sepeda motor Suzuki Satria Fu Nopol : DK 5513 UT warna hitam  berboncengan  untuk mencari sasaran ( mencuri/ mengambil dompet di dalam jok sepeda motor ) . Saat itu kedua tersangka sampai  ke jalan RE Martadinata dan melihat  seorang perempuan  (Endah Septianingsih) sedang berbelanja di salah satu Toko klontong di Jl. RE Martadinata Dk. Ngarakan Kel. Karangasem Utara Kec/kab. Batang," jelas kapolsek.
Lanjut Kapolsek mengungkapkan, kemudian AK berbelok / berbalik arah kearah selatan dan berhenti diseberang jalan toko kelontong tersebut. Kedua tersangka selanjutnya  mengawasi korbannya yang sedang berbelanja. Setelah selesai berbelanja , terlihat Endah Septianingsih memasukan sebuah dompet warna hitam ke dalam jok sepeda motornya ( Vario 125 Nopol G 3845 BH ).  Selanjutnya Endah Septianingsih pergi naik sepeda motor tersebut dan masuk kedalam gang.
"Kemudian  kedua tersangka  mengikutinya hingga sampai di rumah korban. Terlihat saat itu korban memarkir sepeda motornya di teras depan rumah menghadap ke timur  . Saat itu kedua tersangka pun  ikut memasukan sepeda motornya   ke dalam teras rumah dan berhenti  parkir di dekat pintu gerbang  rumah tersebut menghadap ke barat," terang Kapolsek. 
Setelah terlihat korban masuk kedalam rumah kemudian kedua tersangka turun dari sepeda motor dimana  AH  berpura pura mengajak ngobrol seseorang yang kebetulan ada di tempat tersebut untuk mengalihkan perhatian, sementara AK  mendekati sepeda motor vario tersebut, selanjutnya kaki kanannya menginjak step sebelah kiri dan tangan kirinya  menarik / membuka paksa jok sepeda motornya hingga terdapat lobang selanjutnya tangan kanannya masuk melalui lobang jok tersebut dan mengambil dompet tersebut diatas. 
"Setelah berhasil di ambil , dompet tersebut  di masukan ke dalam tas yang sudah di siapkan, AK  saat itu berpura pura telephone seseorang untuk mengalihkan perhatian sambil menuju ke sepeda motornya namun ternyata perbuatannya  diketahui orang lain yang akhirnya belum sempat melarikan diri, kedua tersangka  diteriaki maling," beber AKP Bambang. 
Selain menangkap pelaku juga mengamankan barang bukti berupa 1 ( satu ) buah dompet warna hitam merk Sophie Martin berisi uang Tunai Rp. 1.250.000,- dan KTP atas nama Endah Septianingsih alamat. Dk. Pejintenan Rt.01/VI Kel. Karangasem Selatan Kec/Kab. Batang, 1 ( satu ) buah tas cangklong warna biru, 1 ( satu ) unit spm Suzuki Satria Fu Nopol : DK 5513 UT warna hitam berikut STNK, 1 ( satu ) buah HP merk Bleckjelly.
"Akibat perbuatan itu, pelaku bisa dijerat dengan pasal 363 KUHPidana," tandas Kapolsek Batang Kota AKP Bambang Sugiyanto.
Saat diinterogasi,  pelaku mengakui telah melakukan perbuatan tersebut sebanyak 15 kali di wilayah pantura," akunya.


Saat ini Unit Reskrim Polsek Batang Kota Polres Batang  masih melakukan pendalaman dan mengembangkan kasus ini.

Bupati, Menginginkan Kota Batang Menjadi Kota Asri Hijau

September 10, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Bupati Batang Wihaji saat membuka festival hijau kotaku yang berlangsung di Alun – Alun Batang
Kabupaten Batang 
Bupati Batang Wihaji mengatakan secara tegas akan menjaga wilayah – wilayah terbuka hijau untuk tidak bisa di ganggu gugat, selain untuk menjaga lingkungan juga agar tetap asri sejuk rindang dan adem, karena kedepan kita juga menginginkan Batang bisa menjadi kota hijau.

Hal tersebut di sampaikan Wihaji, setelah membuka festival hijau kotaku yang berlangsung di Alun – Alun Batang, Minggu (10/9/17). 
“ Ruang terbuka hijau untuk menjaga lingkungan khususnya di Kota Batang karena sebagian Kota Batang suasana panas, maka Gerakan Batang hijau akan kita dukung dan support karena kedepan lingkungan itu penting bagi kelangsungan hidup,” kata Wihaji 
Bupati menjelaskan, apalagi gerakan Batang Hijau ini muncul dari komunitas pegiat pecinta lingkungan dan pecinta hijau kotaku yang menginginkan Batang menjadi kota yang bersih, Asri, rindang dan hijau, Pemerintah melalui Badan lingkungan hidup juga sudah melakukan berbagai penghijauan baik di pesisir pantai hingga ke pegunungan maupun di lingkungan instansi, sekolah dan pemukiman penduduk di Batang. 
“Kami juga mendukung kegiatan FKH ( Forum Komunitas Kota Hijau ) yang akan membuat Taman Abirawa yang tahun depan akan kita realisasikan, taman tersebut sebagai ikon taman hijau di Kecamatan Batang," kata Wihaji 
Ia juga menuturkan, akan memperbanyak ruang terbuka hijau dengan memanfaatkan lahan tandus atau lahan yang tak terpakai untuk di manfaatkan oleh komunitas FKH dengan di Tanami berbagai macam tanaman.
“ FKH ini sangat luar biasa mereka tanam sendiri tanpa ada biaya dari pemerintah mereka tetap menanam, pemerintah daerah sementara ini hanya mendorong agar komunitas ini bisa melakukan kegiatan penghijauan,“ katanya.
Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Joko Tetuko mengatakan, Festival Batang Hijau salah satu upaya untuk mewujudkan Batang kota hijau ke depan, karena ini juga merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Batang yang telah menyampaikan kepada Kementrian PU PR ( Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ) yang akan menunjukan Batang sebagai Kota Hijau.
“ Untuk Tahun ini kita mulai melakukan aksi hijau dengan menggelar lomba desa dan kelurahan bersih sehat, lomba aksi bersih pantai, kemah pecinta lingkungan dan jambore pecinta alam,” katanya.

Menjadikan Batang sebagai kota hijau tidak bisa di lakukan oleh pemerintah daerah saja, tapi perlu dukungan dan kerjasama semua lapisan masyarakat, komunitas pecinta lingkungan dan LSM yang bersama – sama guyub rukun melakukan penghijauan dan mencintai lingkungannya dengan budaya hidup bersih.
“Menjadikan Batang kota hijau merupakan pekerjaan yang tidak ada kata selesai karena butuh proses dan budaya, yang diharapkan budaya menanam serta hidup bersih harus terus di lestarikan, tujuan kita tercapai menjadikan Batang Kota Hijau,” jelasnya.

Menurutnya, bahwa luasan lahan hijau di Batang masih di atas 30% dan secara undang – undang kita masih berlebih dan ini akan kita pertahankan, serta antisipasi alihfungsi lahan yang kita kawatirkan yang akan berakibat Banjir, kekurangan air di musim kemarau.
“ Kita akan berusaha terus menjaga lingkungan dengan melakukan penanaman, pemeliharaan, menyimpan air dengan membuat sumur resapan lubang biopori, serat akan menambahkan ruang terbuka hijau," tuturnya.
Turut menghadiri Kapolres Batang  AKBP Juli Agung Pramono yang diwakili oleh Kasubbagdalops Polres Batang Kompol Suwandi, Kasdim 0736 Batang Mayor Raji.

Sejumlah personel Polsek Batang Kota Polres Batang dibantu anggota Sat Sabhara mengamankan jalanya kegiatan tersebut.