Showing posts with label HanKam. Show all posts
Showing posts with label HanKam. Show all posts

Sinergi Tni Dengan Rakyat Tegak Kokohkan Persatuan Dan Kesatuan Bangsa.

May 25, 2017 Add Comment
Pekalongan News

Kabupaten Pekalongan
Dalam sambutannya Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada para Ulama, Umaro, Habaib dan warga masyarakat Pekalongan yang telah bersinergi dengan TNI dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, pada Peringatan Maulid Nabi Muhsmmad SAW 1438 H, Selasa (23/5) di Lapangan Kipan-C Yonif 407/PK Wonopringgo Pekalongan.
"Kita akan hebat dan kuat apabila kita dapat bersatu dengan rakyat", terangnya.
Apresiasi yang sama juga disampaikan kepada seluruh prajurit Kodam IV/Diponegoro khususnya prajurit kewilayahan yang berada diwilayah Pekalongan karena telah melaksanakan tugas yang diberikan komando atas dengan baik yakni untuk selalu bersinergi dengan komponen bangsa dan elemen masyarakat diwilayah.

Pekalongan News

Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dihadiri, Irdam IV/Dip Kolonel Inf Murlim Maryadi Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi, Asperkasdam IV/Dip Kolonel Inf Ujang Darwis, MDA, Asterkasdam IV/Dip Kolonel Kav Puji Setiono, Danbrigif-4/DR Kolonel Inf Anggit Exton Yustiawan, Kabintaldam IV/Dip Kolonel Arm Hernawan Gesang.P, S.I.P., Waka Pendam IV/Dip Letkol Inf Tumadi, Bupati Pekalongan beserta Forkopimda Pekalongan, Ulama, Habaib, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, ormas, santri dan warga masyarakat sekitar Pekalongan.

Pekalongan News

Pada kesempatan yang sama, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan, sebagai prajurit Diponegoro harus beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan taat menjalankan ibadah sesuai agama yang dianut. 
"Prajurit sama seperti manusia biasa, dan sama seperti warga negara lainnya yang tidak akan bebas dari perbuatan dosa, karenanya spiritual harus diutamakan", ungkapnya.
Untuk menghadapi ancaman dan tantangan bangsa kedepan, maka perlu sinergi antara TNI dengan rakyat guna menangkal ancaman bangsa tersebut. Karenanya, TNI-Rakyat harus bersatu dan bersama-sama menghadapinya.

Sebagai prajurit Diponegoro, harus disiplin, memiliki jati diri, militansi yang tinggi. Secara mental ideoligi, prajurit Kodam IV/Diponegoro harus berkedudukan sebagai ksatria yang berideologi Pancasila. 
“Serta yang tidak kalah pentingnya, secara kejuangan, prajurit harus memiliki militansi yang tinggi, pantang menyerah, rela berkorban dan harus unggul mental spiritualnya, unggul mental kejuangannya dan unggul agamanya", terangnya.
Sementara itu pada kesempatan yang sama, Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya menyampaikan kekuatan semua unsur masyarakat dan aparat yang ada di bumi Indonesia ini merupakan kekuatan yang dahsyat yang melebihi kekuatan nuklir sekalipun.

Pekalongan News

Dikatakan bahwa pembangunan sumber daya manusia seutuhnya dapat diwujudkan dengan kesadaran beragama, sadar bernegara, dan sadar akan sesamanya.
"Merah Putih tidak akan pernah luntur dari kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia, apabila kekuatan bangsa TNI dan rakyat terjaga dan bersatu untuk tetap tegak kokohnya keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama", tegasnya.
Mari kita bersatu bersama-sama  menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI, dengan hal ini maka merupakan salah satu bagian dari Bela Negara.

Tingkatkan Kemampuan, Ratusan Prajurit Kodim 0710/Pekalongan Berlatih Menembak

May 23, 2017 Add Comment

Pekalongan 
Sejumlah prajurit di jajaran Kodim 0710/Pekalongan melaksanakan kegiatan latihan menembak senjata ringan di Lapangan Tembak Kompleks Balai Latihan Kerja (BLK) Kajen, Selasa (23/5/17).

Kegiatan latihan menembak ini mempunyai maksud untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit dan di laksanakan secara terus menerus sehingga masing masing prajurit dapat mencapai tingkat kecapakapan standart sesuai yang di harapkan oleh komando atas. Latihan menembak terbagi menjadi 2 bagian. Menembak dengan menggunakan Pistol dan menembak dengan menggunakan senapan serbu.
"Latihan menembak dengan mengunakan senjata ringan ini target sasaranya sejauh 100 meter terbagi dalam 3 posisi, tiarap, duduk dan berdiri," ungkap Pasi Ops juga Wakil Komandan Latihan Kapten Inf Nur hajari.
"Tujuan latihan menembak sendiri menurut Nur Hajari, untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan skil setiap prajurit baik itu tamtama, Bintara dan perwira dalam keahlian menembak. Maka ini adalah kegiatan rutin yang digelar tiap 3 bulan sekali. Harapannya nanti kemampuan dan keahlian dasar menembak anggota TNI tidak berkurang tapi justru semakin meningkat," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Bati Ops Kodim 0710/Pekalongan, Pelda Aris Setiawan, kemampuan menembak memang sudah menjadi keahlian dasar bagi setiap prajurit TNI, akan tetapi peningkatan kemampuan itu menjadi menu wajib bagi masing-masing personil.
"Setiap prajurit harus rutin mengikuti latihan, baik itu latihan fisik maupun latihan menembak," Pungkasnya.

Kodim 0710/Pekalongan Peringati HARKITNAS Ke-109 Dengan menggelar Upacara dan Ziarah Rombongan

May 22, 2017 Add Comment


Pekalongan 
Kodim 0710/Pekalongan Peringati Hari Kebangkitan Nasioanal ( Harkitnas ) Ke 109 dengan melaksanakan kegiatan Upacara, yang pelaksanaannya tersebar di beberapa tempat di antaranya untuk wilayah Kabupaten pekalongan yaitu dilapangan alun-alun kajen, sedangkan untuk wilayah Kota bertempat Makodim 0710/Pekalongan dan di lapangan Mataram Kota Pekalongan pada Senin (22/5/2017).


Dalam upacara HARKITNAS tersebut mengambil tema “ Pemerataan Pembangunan Indonesia yang berkeadilan sebagai wujud kebangkitan Nasioanal “Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Bambang Wahyudi, S.I.P selaku Irup Upacara yang Berada di makodim, membacakan amanat dari Kominfo yang antara lain menyatakan bahwa semangat kebangkitan nasional tidak pernah memudar,namun justru semakin menunjukan urgensinya bagi kehidupan berbangsa kita hari ini,padahal semangat itu sudah tercetus setidaknya 109 tahuin yang lalu,ditandai dengan berdirinya Boedi oetumo.namun sampai sekarang tetap sangat ampuh menyatukan dan menyemangati gerak kita sebagai bangsa.


Pemerintah terus berupaya meningkatkan aspek pemerataan pembangunan di segala sektor kelistrikan,misalnya pembangunan ketenagalistrikan telah dilakukan di 2.500 Desa, 4.300 kilometer jalan raya Trans papua,3.800 kilometer diantaranya telah di buka dan masih banyak lagi pencapaian pencapaian yang sudah dilakukan pemerintah dalam rangka pemerataan pembangunan.

Lebih lanjut Dandim heri menjelaskan dengan Inovasi Digital,mungkin kita dihadapkan pada kejutan dan tata cara baru dalam berhimpun dan berkreasi sebagian menguatkan,namun tak kalah juga yang mengancam ikatan ikatan dalam berbangsa. Satu hal yang pasti kita harus tetap berpihak untuk mendahulukan kepentingan bangsa di tengah gempuran lawan lawan yang bisa jadi tak kasat mata”Tandas Dandim Heri.

Setelah upacara di Makodim selanjutnya dandim 0710/Pekalongan Melaksanakan Ziarah Rombongan dan tabur bunga bersama Muspida Kota pekalongan bertempat di Taman Makam Pahlawan ( TMP ) Prawiro rekso Kota Pekalongan.

Prajurit Wijayakusuma Tanam Ratusan Batang Pohon

May 22, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Kab.Banyumas
Prajurit Wijayakusuma baik Makorem 071/Wk maupun Balak Aju Kodam IV/Dip jajaran Korem 071/Wk pada Senin (22/5) di Desa Pajerukan Kec.Kalibagor Kab.Banyumas melakukan tanam batang pohon.

Ratusan batang pohon yang di tanam di lahan TNI AD tersebut terdiri dari tanaman keras yakni pohon jati dan pohon albasia masing-masing 500 batang pohon.

Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi melalui Pasi Bakti TNI Siterrem 071/Wk Mayor Arm Agus Haryono mengatakan tanam pohon yang dilaksanakan ini merupakan program komando atas yang dilakukan selama setahun.
"Dengan penghijauan ini, diharapkan pula dapat mengembalikan keasrian dan kelestarian alam yang berdampak bagi tingkat kesehatan masyarakat serta perekonomian akan meningkat, karena tanaman yang ditanam memiliki nilai ekonomi yang tinggi seperti jati dan albasia.", ucapnya.
Disamping itu dikatannya bahwa tanam pohon ini sebagai salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan guna menangani krisis lingkungan, kegiatan tanam pohon ini untuk mengurangi dampak pemanasan global , meningkatkan absorbsi gas co2, mencegah polusi, mencegah banjir dan tanah longsor serta meningkatkan upaya konservasi sumber daya genetic tanaman hutan akibat dampak dari kekeringan maupun kebakaran.
"Kegiatan ini untuk menjadikan lahan tandus ataupun lahan tidur menjadi lahan yang hijau dan produktif, sehingga akan mampu memberikan fungsi perlindungan, estetika dan peresapan air hujan", terangnya.
Melalui kegiatan tanam pohon untuk penghijauan ini, lanjutnya. Diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat kita serta masyarakat guna menumbuhkan kembali kepedulian terhadap kelestarian hidup serta turut memiliki dan bertanggung jawab dalam menjaga dan memeliharanya.
"Penghijauan tidak hanya dilakukan di lahan luas dan terbuka, namun dapat dilakukan disekitar lingkungan kita. Penghijauan dalam arti luas adalah segala daya untuk memulihkan, memelihara dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat berproduksi dan berfungsi secara optimal baik sebagai pengatur tata air atau pelindung lingkungan", ungkapnya.

Pentas Seni Warnai Persami Saka Wira Kartika Tingkat Korem 071/Wk.

May 20, 2017 Add Comment
Pentas seni Persami Saka Wira Kartika yang berlangsung Jumat (19/5) malam di Bumi Perkemahan Jambu Sari Kec.Jeruklegi Kab.Cilacap, mengawali kegiatan Persami Saka Wira Kartika Tingkat Korem 071/Wk Tahun 2017.

Kasiterrem 071/Wk Letkol Inf Agus Musriyanto selaku Ketua Pelaksana Persami Saka Wira Kartika Tingkat Korem 071/Wk Tahun 2017 mengatakan.
“Pentas seni yang digelar ini merupakan ajang menumbuh kembangkan kreatifitas dan bakat bagi para peserta anggota Saka Wira Kartika untuk menyalurkan bakat seninya yang sekaligus menambah dan meningkatkan kepercayaan diri mereka, “ ucap Kasiterrem 071/Wk Letkol Inf Agus Musriyanto.
Disamping itu, kegiatan pentas seni ini juga sebagai wahana pelestarian budaya bangsa khususnya budaya lokal yang mereka bawa dari asal mereka, sehingga dengan hal itu, budaya lokal yang ada didaerah mereka dapat diperlihatkan kesesama peserta dan wujud pengembangan dan penyaluran budaya lokal. Dengan hal itu pula, agar budaya lokal bangsa Indonesia tidak hilang dan punah. 
"Diharapkan dengan kegiatan seperti ini dapat menjadi suatu inspirasi dan motivasi serta kreatifitas pengembangan diri bagi para Saka Wira Kartika kedepannya untuk mengembangkan bakat seninya dan keterampilannya. Dan dengan ini pula, dapat menumbuhkan kepribadian dan jatidiri bangsa karena pramuka Saka Wira Kartika merupakan salah satu generasi muda bangsa pewaris perjuangan bangsa", harapnnya.
Pentas seni Persami Saka Wira Kartika Tingkat Korem 071/Wk Tahun 2017 ini peserta  menampilkan beberapa seni tari dan kreasi masing-masing peserta secara spontan ataupun yang sudah mereka persiapkan sebelumnya.                        

Korem 071/Wijayakusuma Bina Keluarga Besar TNI

May 17, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Pembinaan Keluarga Besar TNI Korem 071/WijayaKusuma diikuti kader   PPM dan FKPPI sejajaran Korem 071/Wk
Banyumas.
Pembinaan Keluarga Besar TNI Korem 071/WijayaKusuma diikuti kader   PPM dan FKPPI sejajaran Korem 071/Wk dengan mengambil tema "Melalui pembinaan Keluarga Besar TNI, kita tingkatkan solidaritas dan soliditas organisasi PPM dan FKPPI guna mendukung tugas pokok TNI AD khususnya Korem 071/Wijayakusuma.

Dikatakan Danrem 071/Wk, tema tersebut mengandung maksud sebagai upaya lebih memperkuat hubungan emosional antara Keluarga Besar TNI (PPM dan FKPPI) dengan prajurit jajaran Korem 071/Wk yang masih aktif serta membangun solidaritas dan soliditas dalam menyikapi berbagai permasalahan dan dinamisasi dalam berbangsa dan bernegara, menyikapi berbagai potensi ancaman secara global dan regional permasalahan yang akan mengancam keutuhan NKRI. 
"Hal ini perlu disampaikan karena pada saat ini, kita dihadapkan pada realitas era globalisasi yang sarat dengan tantangan, ancaman dan peluang sebagai akibat dari adanya kebebasan berpendapat dan berdemokrasi dari kemajuan tehnologi dan informasi", terangnya.
Maksud dan tujuan diselenggarakannya Pembinaan Keluarga Besar TNI adalah untuk meningkatkan solidaritas dan soliditas Keluarga Besar TNI khususnya PPM dan FKPPI guna mendukung tugas pokok TNI AD khususnya Korem 071/Wk, papar Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi dalam amanatnya yang disampaikan Kasiterrem 071/Wk Letkol Inf Agus Musriyanto pada Pembinaan Keluarga Besar TNI Korem 071/Wk Tahun 2017, Selasa (16/5) di Gedung Pertemuan A.Yani Makorem 071/Wk Jl.Gatot Subroto No.1 Sokaraja Banyumas.

Pembinaan Keluarga Besar TNI Korem 071/Wk disampaikan beberapa materi diantaranya meteri peran dan tugas TNI serta materi kebijakan Kasad bidang Teritorial Tahun 2017 tentang pemberdayaan wilayah oleh Kasiterrem 071/Wk Letkol Inf Agus Musriyanto, materi bahaya laten komunis oleh Kasiintelrem 071/Wk Letkol Inf Hary Purnomo dan materi proxy war oleh Pasi Binkomsos Siterrem 071/Wk Mayor Inf Fessel.

Korem 071/Wijaya Kusuma Berikan Jamban Untuk Warga Miskin Dan Tidak Mampu.

May 16, 2017 Add Comment
Korem 071/ WijayaKusuma berikan bantuan 50 jamban bagi warga miskin dan warga tidak mampu di dua desa di wilayah Banjarnegara yakni Desa Purwareja Kecamatan Klampok dan Desa Pakikiran Kec.Susukan Kab.Banjarnegara, Senin (15/5).

Penyerahan secara simbolis jamban kepada warga di kedua desa tersebut diserahkan secara langsung oleh Pasi Bakti TNI Siterrem 071/ WijayaKusuma Mayor Arm Agus Haryono mewakili Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi, disaksikan perangkat desa beserta Forkopicam setempat.

Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi melalui Pasi Bakti TNI Siterrem 071/Wk Mayor Arm Agus Haryono menyampaikan bantuan jambanisasi tersebut guna membantu kesulitan masyarakat sekelilingnya dan guna membantu pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sarana dan prasarana fasilitas umum khususnya pembuatan jamban bagi warga miskin dan warga tidak mampu. 
"Kita berikan dan kita buatkan agar masyarakat dapat hidup sehat, bersih, aman dan nyaman dalam mereka menjalani kehidupannya", ujarnya.
Dikatakan pula bahwa program jambanisasi Korem 071/Wk ini tidak hanya dilakukan oleh Makorem 071/Wk saja, namun juga dilaksanakan diseluruh Kodim jajaran Korem 071/Wk.
 "Target jamban yang ditentukan komando atas kepada Korem 071/Wk beserta jajaran di Tahun 2017 ini sebanyak 7.639 unit. Untuk itu, Korem 071/Wk akan terus berbuat yang terbaik bagi masyarakat sekelilingnya", terangnya.
Makorem 071/Wk memberikan bantuan jamban dan material lainnya sebanyak 50 unit jamban yang disalurkan di dua kecamatan diwilayah Banjarnegara yang masing-masing Kecamatan 25 unit beserta material lainnya di Kec.Susukan dan Kec.Klampok. Pengerjaannya itu sendiri dikerjakan oleh prajurit-prajurit Makorem 071/Wk beserta Balak Aju Kodam IV/Dip jajaran Korem 071/Wk dan Kodim 0704/Banjarnegara khususnya prajurit Koramil Klampok dan Koramil Susukan Kodim 0704/Banjarnegara .
"Apa yang diberikan ini dalam rangka membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekeliling serta sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan Rakyat", jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga masyarakat penerima bantuan jambanisasi Korem 071/Wk, ibu Rasem (69) warga Rt.4 Rwm7 Desa Purwareja Kec.Klampok Kab.Banjarnegara menyampaikan apresiasi atas diberikannya dan dibuatkannya jamban dirumahnya. Dikatakan bahwa setiap kali ia dan keluarganya akan buang hajat, dirinya dan anggota keluarganya harus pergi ke kali ataupun numpang ke tetangga yang punya tempat untuk buang hajat.
 "Alhamdulillah berkat bapak-bapak TNI sekarang sudah ada jamban dirumah kami, sehingga kami tidak repot lagi jika akan buang hajat. Terima kasih pak TNI yang telah memperhatikan kesulitan keluarga kami dengan memberikan dan membuatkan jamban bagi keluarga kami", ungkapnya.

Bangun Sinergitas, TNI – Polri Gelar Olahraga Bersama

May 12, 2017 Add Comment
Polres Pekalongan
Ratusan anggota TNI Kodim 0710/Pekalongan dan polres pekalongan menggelar apel bersama dan dilanjutkan olahraga bersama. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Mapolres Pekalongan
Kabupaten Pekalongan 
Guna menjaga keutuhan dan sinergitas dalam bidang keamanan di wilayah Kabupaten Pekalongan, ratusan anggota TNI Kodim 0710/Pekalongan dan polres pekalongan menggelar apel bersama dan dilanjutkan olahraga bersama. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Mapolres Pekalongan , Jumat (12/5/2017).

Olah Raga Bersama TNI – POLRI ini diselenggarakan guna menjalin kebersamaan dan kerjasama antara TNI – POLRI dalam mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang aman dan damai. Kegiatan ini juga sebagai wujud nyata kepada masyarakat bahwa TNI - POLRI di Kabupaten Pekalongan siap bekerjasama untuk menjaga keamanan. 

Dalam kegiatan tersebut Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Bambang Wahyudi, S.I.P selaku pengambil apel menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang sangat baik sebagai suatu sarana dalam rangka membina hubungan komunikasi yang harmonis dan kebersamaan antara TNI-Polri yang merupakan kekuatan yang tidak bisa terkalahkan, karena salah satu cara menghancurkan bangsa ini adalah dengan melemahkan TNI dan Polri dengan jalan mengadu domba, sehingga melalui kegiatan olah raga bersama ini diharapkan dapat semakin mempererat jalinan kebersamaan, memperkokoh persatuan dan kesatuan antara TNI dan Polri. 

Sementara itu ditempat terpisah Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh jajaran TNI - Polri atas jalinan kerjasama yang telah terbangun di Kabupaten Pekalongan ini. 
“Saya berharap dengan kegiatan semacam ini bisa mempererat silaturahmi antara TNI-Polri sehingga menumbuhkan sinergitas dalam kebersamaan dan persahabatan dalam rangka mendukung tugas dalam menjaga ketertiban, keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbuhnya. 
Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si menambahkan bahwa TNI – Polri merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI.
” Oleh karena itu sudah selayaknya TNI dan Polri bersatu dan menjalin sinergitas, " ucapnya.
Adapun setelah melaksanakan kegiatan Apel bersama dilanjutkan dengan Olahraga senam erobik dan sarapan nasi bungkus bersama.

Rumkit Tk III Wijayakusuma Purwokerto Raih Rumkit TNI AD Award

May 08, 2017 Add Comment
Pekalongan News
Rumah Sakit Tingkat III  Wijayakusuma Purwokerto meraih 2 panghargaan sekaligus yakni "Rumah Sakit TNI AD Award
Purwokerto
Rumah Sakit Tingkat III  Wijayakusuma Purwokerto meraih 2 panghargaan sekaligus yakni "Rumah Sakit TNI AD Award" sebagai juara umum dari 61 Rumah Sakit jajaran Pusat Kesehatan TNI AD dalam bidang pelayanan terbaik dan "Rumah Sakit Tk III Terbaik" sejajar Rumah Sakit Tk III Pusat Kesehatan, yang digelar pada tanggal 27 April 2017 di Pusat Kesehatan TNI AD Jakarta.

Disamping kategori Rumkit Tk III, juga kategori Rumkit Tk II Terbaik dan Rumkit Tk IV Terbaik. Kategori Rumkit Tk II Terbaik diraih oleh Rumkit Tk II Pelamonia Makassar dan Rumkit Tk IV Terbaik diraih oleh Rumkit Tk IV Salak Bogor. 

Karumkit Tk III Wijayakusuma Letkol Ckm dr.Sumanta Sembiring,Sp.B menyampaikan.
“Untuk meraih kriteria rumah sakit terbaik atau "Rumkit TNI AD Award" harus berfokus pada administrasi bidang pelayanan kesehatan yang meliputi laporan parameter dan kinerja, daya serap anggaran, PNBP, kelengkapan legalitas dan mutu rumah sakit, “ Ujarnya.
Sementara itu pada Rakor Rumah Sakit TNI AD tersebut, Karumkit Tk III Wijayakusuma Purwokerto Letkol Ckm dr.Sumanta Sembiring,Sp.B dipercaya untuk memberikan paparan sebagai Rumah Sakit Percontohan Pengelolaan dana PNPB terkait.

Pada kesempatan terpisah Karumkit Tk III WIijayakusuma Purwokerto Letkol Ckm dr.Sumanta Sembiring menyampaikan.
“Dengan diberikannya predikat sebagai Rumah Sakit Terbaik Tk III dijajaran Puskesad, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerja pelayanan yang ada di Rumah Sakit Tk III  Wijayakusuma Purwokerto, Pungkasnya.
Karumkit juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh perangkat yang ada di Rumkit yang telah memberikan kinerja yang terbaik bagi perkembangan Rumkit Tk III  Wijayakusuma Purwokerto.

Terimkasih Pak Tentara, Jalan di Rogoselo Sudah Bagus

May 04, 2017 Add Comment
PEKALONGAN  -  Ini ungkapan segerombolan anak-anak SD Rogoselo, Kecamatan Doro ketika melintas di jalan hasil kerja TMMD Reguler Kodim pekalognan bersama warga setempat.  ''Terimakasih pak Tentara jalan di Rogselo sekarang sudah bagus. Kalau ke sekolah saat musim hujan, kami-kami tidak akan lagi copot sepatu lantaran jalan becek,'' ungkap Anto (11), salah satu siswa SDN Rogoselo yang pulang sekolah bersama rekan-rekannya dan melalui jalan yang baru saja di Aspal melalui kegiatan TMMD.

Badri (46), salah seorang warga Desa Rogoselo menyatakan, wajar jika sekrang anak-anak sekolah di Rogoselo senang terkait pembangunan jalan yang ada di Rogoselo. Pasalnya, selama ini, jika musim penghujan mereka untuk ke sekolah harus mencopot sepatu dan menjinjingnya, lantaran jalan becek.

''Mudah-mudahan dengan sudah bagusnya jalan akan menambah semangat anak-anak untuk menimba ilmu. Kami sendiri juga senang, karena tidak akan ada cerita lagi baju anak-anak berlepotan tanah saat pulang sekolah. dikarenakan melewati jalan berlumpur,'' ungkap Badri.

Dekatnya Anak-Anak Dengan Satgas TMMD Pekalongan

May 04, 2017 Add Comment

PEKALONGAN  - Ini berkat pintarnya para Satgas TMMD beramah tamah dan mendekati para anak-anak di desa sasaran saat bekerja selama 32 hari. Tidak hanya para orang dewasa yang akrab karena di setiap harinya bekerja bersama.

Melainkan anak-anak SD di Desa Rogoselo (desa sasaran TMMD Reguler ke-98 Kodim Pekalongan) tidak lagi merasa takut dengan para tentara. ''Ya kami harus pandai-pandai membawa diri di masyarakat, supaya persepsi negatif terhadap tentara yang selama ini masih ada,bisa terkikis. Begitu juga kepada anak-anak kecil yang ada di desa sasaran,''ungkap Sertu Aldin, salah satu anggota Satgas TMMD Reguler ke -98 Kodim Pekalongan.

Apa yang dilakukan para Satgas tersebut ternyata membuahkan hasil,  di ujung pelaksanaan TMMD tampak anak-anak kecil yang masih duduk di bangku SD akrab bersama mereka. Bahkan saat perjalan pulang dari sekolah anak-anak itu begitu "berani" diajak untuk foto bersama dengan anggota Satgas.

Kapan Desa Kami ada TMMD Lagi

May 04, 2017 Add Comment
PEKALONGAN  -  Seorang tokoh agama di Desa Rogoselo,Kecamatan Doro (desa sasaran TMMD Reguler ke-98 Kodim Pekalongan),  Mbah Rais (72),mengucapkan banyak-banyak terima kasih dengan adanya kegiatan TMMd dari Kodim Pekalognan yang ada di desanya.

''Saya senang dengan ada kegatan TMMD di desa kami, terbukti dalam kegiatan itu telah melakukan sejumah pembangunan di desa kami. Semoga saja amal kebaikan para Tentara dan semua pihak saja yang selain ini telah bahu membahu membangun desa kami,''  uajr Mbah Rais.

Hanya saja, seiring berakhir TMMD Kodim Pekalongan,  Mbah Rais menaruh harapan besar tentang adanya kegatan serupa yang dilakukan oleh TNI di desanya.  ''Sedih rasanya dengan berakhirnya TMMD. Kapan ya di desa kami ada TMMD lagi,'' ungkapnya.

Mohon Maaf Pak TNI Kalau Saya Ada Salah

May 04, 2017 Add Comment
PEKALONGAN  -  Merasa tidak bisa memberi sambutan dengan baik kepada para Satgas TMMD Reguler ke-98 Kodim Pekalongan dan warga masyarakat yang telah membangun rumahnya,  Mbah Slamet (68),  warga Dukuh Plumutan, Desa  Rogoselo mengu, melalui tim pendim Pekalongan menyampakan permintaan maaf.

''Tolong disampaikan kepada bapak-bapak TNI yang telah ikhlas membangun rumah saya. Mohon maf mungkin selama membangun rumah saya ada tutur kata atau perbuatan saya yang kurang berkenan,'' ungkap Mbah Slamet kepda tim Pendim Pekalongan.

Dan tidak lupa, lanjut Mbah Slamet, dirinya mewakili keluarga mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada jajaran  TNI Kodim Pekalongan, dengan adanya TMMD  di desnya, akhirnya rumahya bisa ikut dibangun.  ''Pokoknya terimakasih, dengan adanya TMMD, sekarang rumah saya sudah layak untuk dihuni, dibanding sebelumnya,'' pungkas Mbah Slamet. 

Maturnuwun Pak Ndan, Rumah Orang Tua Saya Dibangun

May 04, 2017 Add Comment
PEKALONGAN  - Pasangan suami istri, Suroso dan Ny. Tarminah, menyempatkan waktu untuk menemui Danramil Doro. Kapten Inf. Wakhidun, terkait ingin mengucapkan terimakasih secara langsung kepada Danki Satgas TMD Reguler ke-98 Kodim Pekalongan itu.

''Mumpung TMMD belum selesai, di desa kami masih banyak pak Tentara saya bener-bener merloke ketemu langsun dengan Pak Ndan (sebutan akrab bagi Danramil di pedesaan) untuk mengucapkan terimakasih. Belum lega rasanya jika tidak berterima kasih secara langsung dengan pak Ndan,'' ungkap Suroso dengan didampingi istrinya.

Usut-punya usut, tekad dari pasangan pasangan suami istri yang ingin ketemu langsung dengan Danramil itu, terkait rumah orang tuanya,  yakni Mbah Carmiah juga ikut dibangun TNI bersama warga dalam program bedah RTLH yang  masih satu rangkaian dengan TMMD Reguler ke-98 Kodim Pekalongan. ""Dan Alhamdulilah saya bisa ketemu langsung dengan Pak Ndan untuk mengucapkan terimaksih itu,'' tambah Suroso.

Impian Saya Untuk Membangun Jalan Terwujud Melalui TMMD

May 04, 2017 Add Comment
PEKALONGAN  - Malam panggung prajurit yang digelar pemerintahan Desa Rogoselo,  benar-benar dimanfaatkan oleh Kades Rogoselo, Saronto, untuk ngudoroso kepada Satgas TMMD reguler ke -98 Kodim Pekalongan. Dihadapan ratuasn Satgas yang ikut hadir di malam panggung prajurit dengan hiburan organ tunggal itu, Kades Saronto mengucapkan terimaksih sebesar-besaranya kepada jajaran Kodim Pekalongan yang telah menjadikan Desa Rogoselo sebagai sasaran TMMD.

''Selaku yang dituakan, saya minta maaf  barangkali ada warga saya yang ada kesalahan baik disengaja maupun tidak selama bergaul dengan angota TNI bersama-sama bergotong royong mengerjakan sejumlah sasaran fisik yang telah diprogramkan di TMMD,'' ungkapnya.

Dikemukakan, selama sekitar 32 hari, Satgas TMMD  berada di Desa Rogoselo telah melakukan banyak pembangunan, mulai dari pengaspalan jalan sepanjang 3.000 meter dengan lebar 3 meter dimana jalan tersebut tembus sampai ke Desa Pedawang. pembangunan saluran air, pembuatan gorong-gorong dan rehab RTLH. ''Sekali lagi beribu-ribu terimakasih saya ucapkan kepada TNI jajaran Kodim Pekalongan,''  beber Saronto. 

Menurutnya,  pembuatan jalan yang dikerjakan di TMMD Reguler Kodim Pekalongan tersebut sebenarnya sudah lama menjadi impiannya,  ''dan impian saya untuk membangun jalan tembus ke Dessa Pedawang terwujud melalui TMMD,'' pungkas Kades Rogoselo, Saronto.

Kasdam IV Diponegoro Tutup TMMD Reg 98 Kodim Pekalongan

May 04, 2017 Add Comment
PEKALONGAN  -  Kasdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Sabar Fadilah secara resmi menutup TMMD Reguler ke-98 Kodim Pekalongan di Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kamis (4 Mei 2017).  Ikut mendampingi dalam  upacara penutupan TMMD yang  ditandai dengan penyerahan alat tersebut,  Danrem 071/Wijaya Kusuma, Kol. Inf Suhardi,  Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi,  Bupati Pekalongan,  Asip Kholbihi, S.H. M.Si dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Membacakan amanat dari  KASAD, Jendral TNI Mulyono, Kasdam menyampaikan, bahwa program TMMD yang dimulai sejak tahun 1980-an yang waktu itu dengan sebutan Abri Masuk Desa (AMD), setelah melalui berbagai evaluasi dan penyempurnaan, TMMD diselengarakan secara intensif dengan lingkup kerja sama yang semakin meluas dengan kementrian-kementrian terkait.

Bahkan, menyampaikan sambutan KASAD,   Kasdam  Brigjen TNI Sabar Fadilah mengemukakan, bahwa mulai tahun 2017 program TMMD yang semula dielenggarakan 2 kali setahun ditambah menjadi 3 kali setahun. Hal itu dilakukan selain sebagai bentuk kepedulian TNI dalam memebantu akeselerasi pembangunan di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau sekaligus sebagai upaya untuk melestarikan budaya luhur bangsa Indonesia, yakni gotong royong.

Disambut Haru

Usai upacara penutupan, sejumlah acara dilakukan oleh Kasdam dan rombongan, yakni mulai dari penanaman pohon , pelepasan bebek dan dilanjutkan dengan peresmian jalan sepanjang 3 Km lebih dengan lebar 3 meter, yang menjadi sasaran fisik utama TMMD Reguler ke-98 Kodim Pekalongan di Desa Rogoselo. 

Usai itu, Kasdam Brigjen TNI Sabar Fadilah besama rombongan saat meninjau sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang direhab dalam program TMMD Reguler Kodim Pekalongan, disambut haru oleh Mbah Carniah (74), warga Dukuh tembelang Wetan, Desa Rogoselo, salah satu warga yang rumahnya ikut  direhab Satgas TMMD dalam gelaran TMMD Kodim Pekalongan.

Mungkin rasa  senang yang begitu besar,  hingga Mbah Carniah tanpa berpikir panjang langsung memeluk haru  Sang  Jendral saat berkunjung ke rumahnya yang usai direheb oleh Satgas TMMD.  Tak sepatah katapun yang keluar dari mulut Mbah Carniah saat memeluk Kasdam IV Diponegoro itu.

Sementara itu,  dalam laporannya,  Dandim 0710 Pekalongan,  Letkol Inf. Heri  Bambang Wakyudi mengemukakan, bahwa program TMMD reguler ke-98 di wilayah kerjanya dengan desa sasaran Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, telah merampungkan sejumlah sasaran fisik. Diantaranya,  pengaspalan jalan di Desa Rogoselo Kecamatan Doro, tembus Desa Pedawang, Kecamatan Karangnyar sepanjang kurang lebih 3 KM.

Selain itu juga membangun saluran air, gorong-goeong, turab penahan longsor, merehab sebuah jembatan di perbatasan Rogoseo - Pedawang Termasuk  di sasaran fisik tambahan,  telah merehab 10 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga Desa Rogoselo.  Untuk sasaran non fisiknya cukup beragam, mulai penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, bahaya ISIS, hingga penyuluhan pemberdayaan perkebebunan, dan sejumlah penyuluhan lainnya.

Sunatan massal Warnai Penutupan TMMD Pekalongan

May 04, 2017 Add Comment
PEKALONGAN Seperti yang direncakan semula, bahwa di upacara penutupan TMMD Reguler ke-98 Kodim Pekalognan dengan desa sasaran Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, akan diwarni dengan sejumlah bhakti sosial. Satu diantaranya, dengan menggandeng pihak Univeritas Pekalongan (Unikal) mengelar sunatan massal.

Puluhan anak dari beberapa desa di wilayah Kabupaten Pekalongan ikut serta dalam kegatan bhakti sosial tersebut. ''Pesertanya dari beberapa desa di Pekalongan, jadi tidak khusus dari Desa Rogoselo,'' ungkap Rino, salah satu mahasisw Unikal yang ikut menjadi panitian sunatan massal tersebut.

Sebagaimana diketahui, sudah sejak awal pihak Unikal akan berpedan dalam TMMD Reguler ke 98 Kodim Pekalongan. Selain juga mengikutkan sekitar 25 mahasiswa dan mahasiswinya bergabung dengan Satagas TMMD untuk mensukeskan TMMD Pekalongan.  Salah satunya, untuk bhakti sosial sunatan massal sudah digagas sejak awal pelaksanaan TMMD.

Lupakan Kepenatan, Rajut Keakraban di Panggung Prajurit

May 04, 2017 Add Comment
PEKALONGAN  Panggung prajurit yang digelar oleh pemerintahan Desa Rogoselo, di malam menjelang penutupan TMMD Reguler ke -98 Kodim Pekalongan,  benar-benar digunakan ajang prajurit Satgas TMMD bersama warga untuk melupakan kepenatan setelah selama 32 hari bekerja bersama-sama mengejar dan menyelesaikan sasaran fisik .

Antara Satgas dan warga luruh berjoget besama dengan alunan orjen tunggal yang memang sengaja didatangkan oleh Kades Rogoselo, Saronto. Tidak hanya berjoget, beberpa diantarnya, termasuk Danton Satgas TMMD,  Letda Chb. Ratnawadi, ikut menyumbangkan lagu.

''Panggung prajurit itu sebagai bentuk rasa syukur kami atas selesainya TMMD. Sekaligus digunakan untuk merajur keakraban menjelang para prajurit anggota Satgas TMMD yang akan kembali ke kesatuannya masing-masing untuk menjalankan tugas yang lain,'' ujar Kades Rogoselo, Saronto

Sejumlah Anggota Satgas TMMD Ikut Donor Darah

May 04, 2017 Add Comment
PEKALONGAN  -  Bhakti sosial yang digelar bersamaan penutupan TMMD Reguler ke-98 Kodim Pekalongan ternyata berhasil menjaring pendonor cukup banyak. Selain  dari masyarakat umum, banyak anggota Satgas TMMD Reguler ke-98 yang ikut ambil bagian di kegiatan tersebut.

''Sebagai prajurit kami juga ingin berbuat lebih di TMMD  Reguler Kodim Pekalongan, tidak hanya ikut di proyek fisik,melainkan disaat ada acara bhakti sosial donor darah saya juga ikut ambil bagian. Mudah-mudahan apa yang saya lakukan ini bisa bermanfaat bagi sesama,'' ungkap Serti Azis,  salah satu anggota Satgas yang ikut dalam gelaran donor darah hasil kerja sama dengan Unikal.

Ratusan Warga Ikuti Pengobatan Gratis di Lokasi TMMD

May 04, 2017 Add Comment
PEKALONGAN  - Banyak acara bhakti sosial di sela-sela upacara penutupan TMMD Reguler ke -98 Kodim Pekalongan. Selain donor darah, sunatan massal, atas inisistif dari Universitas Pekalongan, bersamaan dengan penutupan TMMD juga digelar pengobatan gratis.

Sosialisasi yang gencar dilakukan oleh pihak pemerintahan Desa Rogoselo, termasuk saat di gelaran panggung prajurit, aksi sosial pengobatan massal itu diminati ratusan warga. Mereka tidak datang dari Desa Rogoselo saja, melainkan beberapa warga diantaranya datang dari desa tetangga